21 C
Indonesia
Friday, 21 January 2022

IDAI Merekomendasikan Membuka PTM

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) memgeluarkan rekomendasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19.

Ketua Umum IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) memaparkan, pelaksanaan PTM ini harus mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya sudah ditemukannya varian Omicron di Indonesia.

Data di negara lain yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan Afrika terkait peningkatan kasus Covid-19 pada anak dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar kasus anak yang sakit adalah anak yang belum mendapat vaksin Covid-19.

‘Adanya kebijakan pembelajaran tatap muka, sudah diaplikasikannya beberapa inovasi metode pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pentingnya proses pendidikan anak usia sekolah,’ jelasnya Senin 3 Desember 2022.

Karena itu, IDAI merekomendasikan membuka pembelajaran tatap muka, jika 100 persen guru dan petugas sekolah sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

‘Sebaiknya anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi Covid-19, lengkap 2 kali dan tanpa komorbid,’ ulasnya.

Di samping itu, sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan terutama fokus pada beberapa hal yakni penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersamaan.

Termasuk juga memastikan sirkulasi udara terjaga dan mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Untuk kategori anak usia 12-18 tahun, maka pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100 persen dalam kondisi, tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut, tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan Metode Hybrid (50 persen Luring, 50 persen Daring) dalam kondisi masih ditemukan kasus Covid-19. Namun Positivity Rate di bawah 8 persen.

Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun maka Pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen luring, 50 persen daring) dengan catatan
tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 di daerah tersebut dan tidak adanya transmisi lokal Omicron di daerah tersebut.

Untuk pembelajaran tatap muka dapat dilakukan metode hybrid (50 persen daring, 50 persen Luring Outdoor) jika masih ditemukan kasus Covid-19 namun Positivity Rate di bawah 8 persen, ditemukan transmisi Lokal Omicron yang masih dapat dikendalikan, dan Fasilitas Outdoor yang dianjurkan adalah halaman sekolah, taman, pusat olahraga, ruang publik terpadu ramah anak.

Kemudian, anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi Covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah 2 minggu pasca penyuntikan imunisasi terakhir.

‘Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring, tidak boleh ada paksaan,’ pungkasnya. (***).

 

Related Articles

Ini Rangkaian Peringatan HPN 2022, Digaungkan Gerakan Nasional Penyelamatan Mangrove

JAKARTA, BEREDUKASI.COM – EKOSISTEM Mangrove memiliki fungsi sangat penting, karena berperan sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sebagai ekosistem dengan simpanan karbon terbesar....

Cita-cita bank bjb Untuk Menjadi Sebuah ‘Elite Bank’ Pada Tahun 2025

BALI, BEREDUKASI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Siap menjalani tahun 2022 dengan optimisme dibandingkan tahun 202, karena...

Film Teater ‘Sutradara Ngekting Petang di Taman’ Tayang di tiket.com

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- FILM Teater ‘Sutradara Ngekting Dalam Lakon Petang di Taman’ akhirnya tayang di tiket.com, mulai Senin, 31 Januari 2022, hingga 13 Februari...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ini Rangkaian Peringatan HPN 2022, Digaungkan Gerakan Nasional Penyelamatan Mangrove

JAKARTA, BEREDUKASI.COM – EKOSISTEM Mangrove memiliki fungsi sangat penting, karena berperan sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sebagai ekosistem dengan simpanan karbon terbesar....

Cita-cita bank bjb Untuk Menjadi Sebuah ‘Elite Bank’ Pada Tahun 2025

BALI, BEREDUKASI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Siap menjalani tahun 2022 dengan optimisme dibandingkan tahun 202, karena...

Film Teater ‘Sutradara Ngekting Petang di Taman’ Tayang di tiket.com

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- FILM Teater ‘Sutradara Ngekting Dalam Lakon Petang di Taman’ akhirnya tayang di tiket.com, mulai Senin, 31 Januari 2022, hingga 13 Februari...

Seleksi Menjaring Wartawan Jabar Berpotensi, Untuk Porwanas Jawa Timur 2022

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – BERJUMLAH sekitar 70 Wartawan dari perwakilan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Kini telah mengikuti seleksi...

Transportasi On Line ‘MY GO’ Membuka Pendaftaran Mulai 17 Januari 27 Februari 2022

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- KEHADIRAN Transportasi On Line 'MY GO' yang di prakarsai oleh Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih Perjuangan-LMPP. Adalah pertama dan Aplikasi yang...