28.4 C
Indonesia
Saturday, 25 September 2021

Ini Lika-liku Pembagian Bansos Yang Dialami Dinsosnangkis…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — DINAS Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, menjadi ujung tombak dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan masyarakat. Betapa tidak, setidaknya 238 ribu orang dinyatakan miskin baru. Karena terdampak pandemi secara Ekonomi.

Jumlah tersebut adalah data penerima bantuan sosial di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Pemerintah Pusat. Mereka menengadahkan tangan meminta bantuan Pemerintah.

Pembagian bantuan juga bukan perkara mudah. Ada banyak manusia yang meminta bantuan, sementara juga ada banyak pintu pertolongan yang hadir.

Tugas Dinsosnangkis memastikan mereka mendapatkan bantuan yang tepat, layaknya Dokter yang mendiagnosa penyakit dan memberikan resep obat yang tepat.

Sejak awal Pandemi, Pendataan warga terdampak mulai dilakukan. Data berasal dari lingkup masyarakat terendah : Rukun Tetangga (RT). Namun tidak semua RT, memberikan data sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Terkadang, ada pula warga mampu masih pula mengaku miskin.

Data RT kemudian dihimpun di Kelurahan, lalu sampai di meja Dinsosnangkis. Tentu, Dinsosnangkis tidak akan mengelola data mentah. Nama-nama tersebut lantas disisir, diverifikasi, ditinjau ke lapangan.

Mereka yang tidak layak menerima bantuan terpaksa dicoret dari daftar. Bukan tidak ingin Pemerintah memberi, namun masih banyak yang perlu diprioritaskan.

“Kami berjibaku dengan Data. Mana yang layak, mana yang tidak. Ada juga Data yang tidak lengkap alamatnya,” jelas Kepala Dinsosnangkis Tono Rusdiantono, dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa, (20/10/2020).

“Ada yang ketika kami cek ke lapangan ternyata orangnya sudah pindah atau sudah meninggal. Kami pilah terus sehingga bantuan bisa tepat sasaran,” lanjutnya.

Memang tidak sempurna, namun kerja keras Dinsosnangkis berbuah hasil. Tono mengaku tidak banyak mendapat keluhan yang macam-macam. Riak-riak kecil di masyarakat ada, namun bisa diredam dengan keabsahan data.

“Ada warga yang sampai melapor kepada Pak Menteri, mengaku belum mendapat bantuan sama sekali. Setelah kami cek ke lapangan, ternyata dia sudah dapat bantuan. Bahkan dapatnya dua dengan suaminya. Ketika kami tunjukkan datanya mereka malu sendiri, seharusnya kan, satu KK (Kepala Keluarga) hanya dapat satu bantuan,” bebernya.

Ada beberapa proses yang Dinsosnangkis kerjakan selama beberapa bulan terakhir. Selain mendata, Dinas ini juga memilah penerima dan asal bantuan.

Ada yang mendapat bantuan Sembako dari Presiden. Ada yang mendapat bantuan Sembako dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ada pula yang mendapat bantuan uang tunai dari Pemerintah Kota Bandung.

“Ada tiga tahap untuk yang Kota Bandung. Yang pertama “Top Up” Rp.300 ribu dan Rp.500 ribu. Tahap Ke-Dua dan Ke-Tiga disatukan dalam bentuk Uang Tunai,” katanya.

Perkara bantuan tidak sampai di sana. Ternyata, pada pemberian bantuan tahap Ke-Tiga, banyak warga yang tidak mengambil jatah bantuannya di bank yang sudah ditunjuk Pemerintah. Kendati begitu, Dana Bantuan itu sudah berada di rekening masing-masing penerima bantuan.

“Kesininya masyarakat banyak tidak mau mengambil (dana bantuan). Ada yang sudah pindah, ada yang memang tidak mau mengambil. Kelihatannya sudah mendapatkan bantuan dari pihak lain, kan bukan cuma Pemkot yang ngasih bantuan, tetapi banyak dari sumber-sumber lain,” ujarnya.

Di luar dinamika tersebut, Tono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat yang telah tertib dalam proses penyaluran bantuan sosial di masa pandemi ini. Sehingga bantuan dapat disampaikan dengan lancar.

Proses tersebut telah diaudit pula oleh Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hasilnya tidak ada temuan yang berarti.

“Kita sudah diperiksa oleh BPKP, BPK, Inspektorat dan lembaga lainnya. Alhamdulillah tidak ada temuan yang berarti. Kami berterima kasih ke masyarakat sehingga semua proses ini berjalan dengan lancar,” ucap Tono. (nurul).

 

Related Articles

Komedian Kondang Tukul Arwana, Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- KABAR kurang menyenangkan datang dari komedian kondang, Tukul Arwana yang dilarikan ke Rumah Sakit lantaran pendarahan otak.'Betul mas Tukul sakit, mohon...

Untuk Masyarakat Vaksin Dosis Ke-Tiga, Menunggu Kebijakan Dari Pemerintah Lebih Atas

Bandung, BEREDUKASI.Com -- KETUA Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan. Meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi...

Melalui bjb Coin, Simulasi Kredit Dapat Dilakukan Secara Online

SUKABUMI, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menghadirkan inovasi untuk mempermudah nasabah mengakses layanan perbankan. Kali ini, bank bjb memberikan kemudahan bagi para nasabah ASN,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Komedian Kondang Tukul Arwana, Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- KABAR kurang menyenangkan datang dari komedian kondang, Tukul Arwana yang dilarikan ke Rumah Sakit lantaran pendarahan otak.'Betul mas Tukul sakit, mohon...

Untuk Masyarakat Vaksin Dosis Ke-Tiga, Menunggu Kebijakan Dari Pemerintah Lebih Atas

Bandung, BEREDUKASI.Com -- KETUA Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan. Meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi...

Melalui bjb Coin, Simulasi Kredit Dapat Dilakukan Secara Online

SUKABUMI, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menghadirkan inovasi untuk mempermudah nasabah mengakses layanan perbankan. Kali ini, bank bjb memberikan kemudahan bagi para nasabah ASN,...

Penandatanganan Nota Kesepahaman, Antara bank bjb Dengan APDESI Jawa Barat

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEBAGAI Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat, bank bjb memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat Desa.Dukungan...

bank bjb Menggelar ‘bjb Solo Local Festival’, Untuk Menjaring dan Membina Para Pelaku UMKM

SOLO, BEREDUKASI.Com -- SEBAGAI wujud nyata apresiasi terhadap insan Wirusaha Indonesia, bank bjb menggelar 'bjb Solo Local Festival' di Kota Solo, Selasa 21 September...