22.4 C
Indonesia
Sunday, 24 October 2021

Ini Soal Jabatan Publik Yang Disalahgunakan…….!

Jakarta, BEREDUKASI.Com – UPAYA pengambilalihan paksa Partai Demokrat, patut menjadi perhatian Pemerintah maupun masyarakat sipil, bukan semata-mata persoalan Internal Partai.

“Ini masalah integritas, karena menyangkut suatu Jabatan Publik yang diamanahkan rakyat, tetapi ada dugaan disalahgunakan,” tegas Wasekjen DPP Partai Demokrat Jovan Latuconsina, (2/2/2021).

Jovan menuturkan upaya pengambilalihan paksa ini bukan isapan jempol belaka.

“Kita punya berita acara perkara berdasakan laporan lebih dari delapan orang Kader kita, hasil dari pertemuan mereka dengan sejumlah Mantan Kader. Yang ternyata disitu juga dihadiri oleh KSP Moeldoko,” ungkap Jovan,

“Terhadap Oknum Kader Internal, tentu akan kita proses sesuai konstitusi (AD/ART) Partai. Biarlah ini menjadi urusan Internal Partai kami. Sudah ada aturannya,” imbuhnya lagi.

Tetapi terkait nama Tokoh Publik yang dikenal dekat dengan Presiden, Jovan mengingatkan ini yang perlu diklarifikasi oleh Presiden.

“Dalam pembicaraan dengan Kader kami, terucap bahwa KSP Moeldoko, sudah mendapat restu dari Presiden,” papar Jovan, lebih jauh, ”Itulah mengapa Ketum PD AHY, bersurat kepada Presiden, untuk mendapatkan klarifikasi, karena kita yakin ini hanya pencatutan nama”.

Langkah-langkah ini dilakukan karena seluruh Ketua DPC dan Ketua DPD Partai Demokrat di Daerah marah. Mereka tidak terima kalau kepemimpinan yang sah, hasil aklamasi Kongres V Partai Demokrat tanggal 15 Maret 2020 yang lalu. Diobrak abrik oleh Oknum Kader dan Mantan Kader. Bahkan melibatkan pihak eksternal yang ada di lingkar kekuasaan.

“Bukanlah sifat seorang kesatria, jika hanya mau mengambil jalan pintas untuk mencapai keinginannya,” tandas Jovan, yang juga lulusan Sekolah Staf dan Komando di Nanjing Army Command College, Tiongkok.

Kalau Negara punya UU, maka Partai punya AD/ART sebagai landasan konstitusi untuk dipedomani.

“Jika KSP Moeldoko benar-benar mencintai Demokrat, sebagaimana yang dikatakan beliau dalam konferensi pers Senin (1/2/2021) malam. Ya, monggo mendaftar sebagai Kader Partai Demokrat. Tapi gak, bisa ujug-ujug menjadi Ketua Umum,” jelas Jovan.

Jovan juga mengatakan, “Saya salut dan bangga dengan Ketum AHY. Ketika seluruh Kader meminta agar Ketum membongkar saja nama KSP Moeldoko ke hadapan Publik. Beliau memilih untuk tidak menyebutkan nama KSP Moeldoko. AHY bilang apapun kesalahannya, KSP Moeldoko itu Senior saya di almamater”.

AHY dan Moeldoko memang sama-sama Lulusan Terbaik Akademi Militer. Dan sama-sama meraih Penghargaan Bintang Adhi Makayasa.

“Dalam situasi seperti ini, Ketum AHY tetap mengedepankan kehormatan dan jiwa kesatria sebagai landasan dasar. He is an officer and a gentleman,” pungkas Jovan Latuconsina. (Ris).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...