21.4 C
Indonesia
Sunday, 24 October 2021

Komisi VII Dukung PT Len Industri, Bangun Industri Manufaktur Solar Cell Dan Holding BUMN Indhan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — KOMISI VII DPR RI dipimpin oleh Eddy Soeparno melakukan kunjungan Kerja Spesifik ke PT Len Industri (Persero) di Bandung pada Kamis (09/09/2021). Kunjungan juga dihadiri oleh Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier dan Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

Program kunjungan dan Diskusi Interaktif dilakukan untuk melihat secara langsung kinerja dan perkembangan PT Len Industri dan untuk mengetahui berbagai persoalan dan masalah yang dihadapi baik di Sektor Energy maupun Sektor Perindustrian.

Eddy menjelaskan, ‘Banyak yang kami serap di sini, khususnya dari aspek kemajuan teknologi yang sudah bisa dilaksanakan oleh PT Len untuk memenuhi berbagai kebutuhan terutama untuk pertahanan, pengembangan solar panel sehingga nanti bisa mengembangkan PLTS lebih banyak lagi dengan kandungan dalam negeri yang lebih tinggi’.

‘Termasuk juga nanti PT Len akan berkonsolidasi dengan 5 anak perusahaan, Len akan bertransformasi menjadi holding company. Kami berharap ke depannya, industri pertahanan di Indonesia semakin bisa dikembangkan. PT Len Industri juga diharapkan semakin bisa menjadi pionir peningkatan TKDN produk-produknya,’ imbuhnya.

Dyah Roro Esti, Anggota Komisi VII menjelaskan, ‘Perubahan bisa kita mulai dari kita sendiri, makanya saya tergerak untuk meng-install PLTS Rooftop (LenSOLAR) di rumah saya. Dan saya merasa ini adalah kontribusi saya dalam mengurangi emisi karbon. Dampak yang paling signifikan selama ini adalah penghematan biaya listrik. Biaya awal memang mahal, tapi saya ingin tularkan kepada yang lainnya bahwa ini merupakan investasi yang menguntungkan’.

‘Pengembangan Industri Manufaktur Solar Cell di Indonesia’.

Menurut Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin, strategi pengembangan industri manufaktur Solar Cell yang tepat adalah dengan memperhitungkan kesiapan ekosistem industri di dalam negeri, komponen yang bisa cepat diproduksi, serta Cost (produksi) yang kompetitif. Kemudian ditambah kerjasama dengan produsen besar dunia yang sudah proven, sehingga bisa menurunkan harga penjualan panel surya.

Hal tersebut ia utarakan setelah melakukan studi perkembangan industri tenaga surya di negara-negara besar seperti China, Jepang, Jerman dan Amerika.

“Hinga akhir tahun 2020, kapasitas nasional PLTS terpasang masih kurang 200 MWp. Dari jumlah tersebut, PT Len Industri berserta anak perusahaan, PT SEI, telah berkontribusi memasang sistem tenaga surya sebesar 42,6 MWp, atau sekitar 24% dari total terpasang,” jelas Bobby dalam sambutannya.

Pencapaian ini masih sangat jauh dari target 2025 kapasitas PLTS terpasang sebesar 6,5 GWp atau Bauran Energi Primer 23% EBT. Secara nasional, kapasitas produksi modul surya di Indonesia sebesar 560 MWp/tahun dari 12 perusahaan yang terdaftar di APAMSI (Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia), dengan tingkat penyerapan di pasar yang masih sangat rendah.

Kementerian BUMN dalam mendukung perkembangan EBT di Indonesia, antara lain telah pengeluaran SK yang berkaitan langsung dengan Len Industri dan BUMN lain (Pertamina dan PLN) berupa pembentukan tim percepatan pengembangan dan pemanfaatan energi surya, maupun persiapan JV Manufaktur Solar Cell dan JV Developer.

JV BUMN Solar Pertamina-Len kini dalam proses pengembangan industri manufaktur solar cell berkapasitas 660MWp/tahun dengan bahan baku wafer, dimana Komisi VII sangat mengharapkan progres dari JV ini.

Rencana pengembangan pabrik solar cell akan meningkatkan nilai TKDN dan akan menurunkan harga penjualannya, sehingga diharapkan investasi PLTS menjadi kian menarik untuk mendapatkan listrik yang terjangkau bagi masyarakat, industri, maupun komersil.

‘Holding BUMN Industri Pertahanan Tunggu Keputusan Presiden’

Proses holdingisasi sendiri ditargetkan oleh pemegang saham selesai Q3 tahun ini. Holdingisasi sekarang dalam tahap harmonisasi dilanjutkan dengan persetujuan Presiden untuk terbitnya Peraturan Presiden (PP) yang diperkirakan final pada bulan Oktober mendatang.

‘Di bidang pertahanan, PT Len Industri fokus dalam pengembangan sistem integrasi alutsista yang dikenal sebagai konsep terintegrasi C5ISR (Command, Control, Communication, Computer, Intelligence, Surveillance And reconnaissance). Konsep sistem tersebut sangat berpengaruh dalam koordinasi antar matra pertahanan (darat, laut, udara) beserta seluruh komponen tempurnya, yang menjadi kunci kesuksesan sebuah misi,’ jelas Bobby.

BUMN ini memiliki produk unggulan seperti sistem informasi intelijen, acombat system kapal perang, mission system drone male, radar, radio taktikal, hingga tactical data link yang sudah digelar di puskodal, pesawat dan base-station TNI AU.

Karenanya, PT Len Industri ditugaskan sebagai Lead Integrator Holding BUMN Industri Pertahanan (Indhan) yang terdiri dari Len Industri, Pindad, Dirgantara Indonesia, Dahana dan PAL Indonesia. (Ris).

Related Articles

Secara Teoritis, Kompetensi Jabatan Fungsional PSM Ada Enam.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- SETELAH dibentuknya Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) dan Penyederhanaan Birokrasi oleh Pemerintah Pusat, DPMD Provinsi Jabar. Menginisiasi Sosialisasi Jabatan Fungsional...

Fitri Carlina Pedangdut Indonesia Pertama, Launching Lagu Di ‘Ikon’ Kota New York.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- PEDANGDUT Fitri Carlina tampil sukses memukau publik Amerika di acara musik 'Indopop Movement 9/9 21', di Times Square, New York, Amerika...

Adalah Seorang Kepala KCD Yang Pintar Bermain Sulap Itu.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- PERMAINAN Sulap merupakan sesuatu yang luar biasa dan dimainkan oleh orang yang luar biasa pula. Mengapa demikian. Sebuah ungkapan yang kedengarannya...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Secara Teoritis, Kompetensi Jabatan Fungsional PSM Ada Enam.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- SETELAH dibentuknya Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) dan Penyederhanaan Birokrasi oleh Pemerintah Pusat, DPMD Provinsi Jabar. Menginisiasi Sosialisasi Jabatan Fungsional...

Fitri Carlina Pedangdut Indonesia Pertama, Launching Lagu Di ‘Ikon’ Kota New York.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- PEDANGDUT Fitri Carlina tampil sukses memukau publik Amerika di acara musik 'Indopop Movement 9/9 21', di Times Square, New York, Amerika...

Adalah Seorang Kepala KCD Yang Pintar Bermain Sulap Itu.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- PERMAINAN Sulap merupakan sesuatu yang luar biasa dan dimainkan oleh orang yang luar biasa pula. Mengapa demikian. Sebuah ungkapan yang kedengarannya...

Para Santri Di Seluruh Indonesia, Mendapat Kado Terindah Dari Presiden.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- MEMPERINGATI Hari Santri Nasional pada Jumat, 22 Oktober 2021. Tingkat Kecamatan Pagerageung, digelar upacara sederhana yang diikuti Muspika Kecamatan, Instansi tingkat...

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...