21 C
Indonesia
Friday, 21 January 2022

Komnas Perlindungan Anak Mendukung BPOM, Untuk Pelabelan Pada Galon Guna Ulang Yang Mengandung BPA.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM — KETUA Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait sangat mendukung langkah BPOM yang akan segera memberi label Free BPA pada Air Minum Dalam Kemasan Galon.

Rencana BPOM tersebut, menurut Arist Merdeka Sirait melampaui ekspektasi dirinya. Sebelumnya, Arist mendesak BPOM agar memberi label pada galon guna ulang dengan redaksi tidak cocok untuk bayi, balita dan janin. Karena BPA yang terdapat pada galon guna ulang dapat migrasi ke dalam air.

Ternyata BPOM setelah mendengarkan masukan dari berbagai pihak berencana memasang label Free BPA.

“Saya dari Komnas Perlindungan Anak kepentingan saya melindungi anak agar mendapat makanan yang sehat. Jika bayi, balita dan janin sehat dan terlindungi maka Indonesia ke depan akan lebih tangguh, ” ungkap Arist Merdeka Sirait saat ditemui di kantornya di jalan TB Simatupang no 33, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Sabtu, 4 Desember 2021.

Arist juga menekankan kepada pihak–pihak yang menentang rencana BPOM untuk melabeli. Menurut Arist, betapapun, kesehatan masyarakat adalah yang harus menjadi pertimbangan utama. Apalagi bagi kesehatan bayi, balita dan janin.

Arist Merdeka sangat geram, ketika ada Oknum yang mengaku sebagai Pengamat Kebijakan Publik dan seorang Ketua Asosiasi menyebarkan ke media massa bahwa bahaya BPA adalah hoax.

‘Darimana BPA Hoax ? Pernyataan bahaya BPA itu Joax jelas menjerumuskan masyarakat. Harusnya masyarakat dianjurkan agar makin berhati hati dalam menjaga kesehatan. Ini dipengaruhi oleh orang yang tidak jelas kapasitasnya. Bahkan keberpihakannya saja patut dipertanyakan. Sudah jelas hasil penelitian ilmuwan dunia menyatakan, BPA berbahaya bagi usia rentan. FDA negara-negara maju telah melarang penggunaan kemasan plastik dengan kode No.7 yang mengandung BPA bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi oleh bayi, balita dan ibu hamil,’ tutur Arist.

Arist juga percaya, BPOM sebagai lembaga yang independen akan tahu dengan  sendirinya mana pihak yang berpendapat untuk kepentingan keuntungan pribadi yang mengorbankan kesehatan bayi, balita dan ibu hamil dan mana yang tulus untuk masyarakat.

‘Jadi peringatan seperti pada susu kental manis, atau pada bungkus rokok. Sehingga masyarakat tahu bahwa produk itu kurang aman bagi bayi, balita dan janin pada ibu hamil,’ tandas Arist Merdeka Sirait.

Menurut Arist, Indonesia belum siap seandainya harus benar – benar free BPA. Walaupun kampanye kemasan plastik free BPA sudah berkumandang di mana mana.

‘Yang lebih mudah dan tidak akan menambah cost terlalu banyak dengan menempel label bahwa kemasan plastik yang mengandung BPA tidak dikonsumsi oleh bayi, balita dan janin,’ ujar Arist.

Dampak yang ditimbulkan sudah sering diungkapkan di dalam jurnal – jurnal kesehatan internasional. Secara akumulatif bisa menimbulkan berbagai mana penyakit seperti di antaranya, kanker, saraf, obesitas, lahir prematur dan lain lain.

Sifat bisphenol A yang masuk ke dalam tubuh langsung mengambil alih hormon yang bertugas untuk memerintah. Nah ini yang membuat metabolisme dalam tubuh kacau. Dalam jangka waktu yang lama bisa berbahaya.

Sementara menurut Penasehat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten, dr Arius Karman MARS  agar penggunaan kemasan plastik yang mengandung Bisphenol A (BPA) harus disertai peringatan bahwa penggunaan jangka panjang akan beresiko penyakit.

‘Sebaiknya juga tidak digunakan dalam suhu panas, karena saat suhu panas BPA akan larut dan ikut termakan,: ujar dr Arius di Jakarta, baru-baru ini.

Mantan Wakil Ketua IDI ini menyarankan, sebaiknya produsen kemasan plastik tidak menggunakan pelapis BPA agar tidak mengkontaminasi makanan dan minuman yang dikemas dalam kemasan plastik tersebut.

‘Khusus untuk bayi, balita, dan ibu hamil sebaiknya pakai kemasan yang BPA free atau kemasan plastik yang tidak menggunakan bahan baku BPA89,’ ujar dr Arius. (Ris).

Related Articles

Ini Rangkaian Peringatan HPN 2022, Digaungkan Gerakan Nasional Penyelamatan Mangrove

JAKARTA, BEREDUKASI.COM – EKOSISTEM Mangrove memiliki fungsi sangat penting, karena berperan sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sebagai ekosistem dengan simpanan karbon terbesar....

Cita-cita bank bjb Untuk Menjadi Sebuah ‘Elite Bank’ Pada Tahun 2025

BALI, BEREDUKASI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Siap menjalani tahun 2022 dengan optimisme dibandingkan tahun 202, karena...

Film Teater ‘Sutradara Ngekting Petang di Taman’ Tayang di tiket.com

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- FILM Teater ‘Sutradara Ngekting Dalam Lakon Petang di Taman’ akhirnya tayang di tiket.com, mulai Senin, 31 Januari 2022, hingga 13 Februari...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ini Rangkaian Peringatan HPN 2022, Digaungkan Gerakan Nasional Penyelamatan Mangrove

JAKARTA, BEREDUKASI.COM – EKOSISTEM Mangrove memiliki fungsi sangat penting, karena berperan sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sebagai ekosistem dengan simpanan karbon terbesar....

Cita-cita bank bjb Untuk Menjadi Sebuah ‘Elite Bank’ Pada Tahun 2025

BALI, BEREDUKASI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Siap menjalani tahun 2022 dengan optimisme dibandingkan tahun 202, karena...

Film Teater ‘Sutradara Ngekting Petang di Taman’ Tayang di tiket.com

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- FILM Teater ‘Sutradara Ngekting Dalam Lakon Petang di Taman’ akhirnya tayang di tiket.com, mulai Senin, 31 Januari 2022, hingga 13 Februari...

Seleksi Menjaring Wartawan Jabar Berpotensi, Untuk Porwanas Jawa Timur 2022

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – BERJUMLAH sekitar 70 Wartawan dari perwakilan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Kini telah mengikuti seleksi...

Transportasi On Line ‘MY GO’ Membuka Pendaftaran Mulai 17 Januari 27 Februari 2022

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- KEHADIRAN Transportasi On Line 'MY GO' yang di prakarsai oleh Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih Perjuangan-LMPP. Adalah pertama dan Aplikasi yang...