21.4 C
Indonesia
Sunday, 28 November 2021

Kota Bandung Menerapkan WFH Dan WFO 50 Persen……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — PEMERINTAH Kota Bandung kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH). Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hanya mempekerjakan Pegawai di kantor sebanyak 50 Persen.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyatakan, kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran bernomor 061.2/SE.115-BKPP dan mulai berlaku 8 September 2020.

Kebijakan WFH diprioritaskan dengan kriteria kesehatan, faktor usia serta ibu hamil dan menyusui.

“Hal itu melihat perkembangan penularan virus covid-19 dan menjabarkan surat Kemenpan tentang sistem kerja dalam tatanan normal baru tertanggal 4 september. WFH hanya 50 Persen karena kita beraada di Zona Oranye atau Zona Sedang. Kota Bandung menerapkan WFH dan WFO (Work From Office), maksimal WFO 50 persen dari jumlah pegawai. Sedangkan 50 persen lainnya harus WFH,” jelas Yayan, Selasa, 8 September 2020.

“WFH mengutamakan ibu hamil, menyusui dan punya sakit bawaan, lansia di atas 50 tahun. Sedangkan bagi pegawai WFO tetap menjaga kesehatan, memakai masker, physical distancing dan rajin mencuci tangan,” imbuhnya.

Menurutnya, WFH juga berlaku kepada pegawai yang diketahui mendapat hasil positif saat pemeriksaan Swab Test.

“Bagi yang positif covid-19 mengisolasi diri sampai dinyatakan sembuh. Bagi pegawai yang sudah swab test harus Isolasi Mandiri sampai ada hasilnya,” jelas Yayan.

Yayan mengatakan, meski WFO tak lebih dari 50 Persen, namun pelayanan dari setiap OPD tetap harus berjalan.

“Dengan syarat pelayanan tetap terlaksanan tidak ada hambatan sesuai target dan waktu,” katanya.

Yayan menegaskan, bagi yang WFH tetap harus menyelesaikan pekerjaannya sesuai target. Apabila ada yang nakal memanfaatkan waktu WFH untuk main-main, maka akan dikenakan sanksi indisipliner dengan hukuman administrasi dan pengurangan tunjangan.

“Harus tetap on call kemudian menyelesaikan target yang sudah ditentukan, tidak berkeliaran. Kalau ada yang main-main kembali ke PP 53 tentang disiplin pegawai. Pelanggar aturan bisa dihukum ringan, sedang, dan juga pengurangan TKD (Tunjangan Kinerja Dinamis),” ungkapnya.

Sedangkan untuk pegawai non-ASN, Yana mengungkapkan, hal itu diatur oleh masing-masing kepala OPD terkait.

Tidak hanya itu, kunjungan kerja dari luar daerah juga diperketat.

“Tamu yang datang ke Pemerintah Lota seperti kunjungan kerja harus itu membawa hasil Swab. Jumlahnya juga dibatasi, maksimal hanya 5 orang,” tuturnya. (asp).

Related Articles

Ini Nota Kesepahaman (MoU) Antara Divisi Kredit Ritel bank bjb Dengan PT ASPM.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBAGAI salahsatu upaya memperluas dan memperkuat Jaringan Bisnis Perusahaan. bank bjb menjalin kerjasama dengan PT ASputra Perkasa Makmur (PT ASPM). Kerjasama...

‘Darmaji’ Judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- DARMAJI satu judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya. Yang menggambarkan kehidupan di tengah masyarakat menengah ke bawah, cikal...

Inilah Salasatu Karya Sineas Muda, Film ‘Bus Om Bebek’, Film Kategori Tontonan Untuk Anak.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- PERLU sarana dan kesempatan untuk terus mengasah keterampilan dan kreativitas sineas muda Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem film...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ini Nota Kesepahaman (MoU) Antara Divisi Kredit Ritel bank bjb Dengan PT ASPM.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBAGAI salahsatu upaya memperluas dan memperkuat Jaringan Bisnis Perusahaan. bank bjb menjalin kerjasama dengan PT ASputra Perkasa Makmur (PT ASPM). Kerjasama...

‘Darmaji’ Judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- DARMAJI satu judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya. Yang menggambarkan kehidupan di tengah masyarakat menengah ke bawah, cikal...

Inilah Salasatu Karya Sineas Muda, Film ‘Bus Om Bebek’, Film Kategori Tontonan Untuk Anak.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- PERLU sarana dan kesempatan untuk terus mengasah keterampilan dan kreativitas sineas muda Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem film...

ACT Berikan Tanda Kasih Kepada 1000 Guru, Dalam Rangka Hari Guru Nasional

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – PAHLAWAN tanpa tanda jasa, itulah gelar mereka. Tanpa lelah, tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih mereka dengan ikhlas mengajar mencerdaskan bangsa....

HDCI Mendukung Kebangkitan Kembali Sektor Ekonomi, Pariwisata dan UMKM

DENPASAR-BALI, BEREDUKASI.COM – KOMUNITAS Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) yang merupakan Organisasi Nasional Berskla Global. Menyatakan tekadnya untuk mendukung kebijakan Pemerintah khususnya Sektor Ekonomi...