27.4 C
Indonesia
Saturday, 23 October 2021

Kota Bandung Raih Penghargaan Sebagai Kota Paling Inovatif……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat memberikan Dua Penghargaan kepada Kota Bandung.

Pertama, Perhargaan sebagai Kota Paling Inovatif dalam Penerapan Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting.

Penghargaan Ke-Dua yaitu Terbaik kedua soal kinerja Penerapan Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting Se-Jawa Barat untuk kategori lokus tahun pertama.

Penghargaan diberikan oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja secara virtual, Kamis 12 November 2020 lalu.

Pada acara tersebut, Setiawan mengungkapkan Penghargaan diberikan kepada Daerah yang telah mampu menurunkan angka Stunting di wilayahnya masing-masing.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk semua agar bekerja lebih baik lagi,” katanya

Atas penghargaan tersebut, Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah Oded menyatakan, itu merupapakn buah kerja keras semua pihak di Kota Bandung. Sekaligus bukti keseriusan Kota Bandung, dalam penanganan dan penanggulangan stunting.

“Ini merupakan apresiasi atas respon terhadap masalah stunting dari Respon Pemerintah,” ujar perempuan yang akrab disapa Umi ini, Sabtu, (14/11/2020.

Umi mengungkapkan, persoalan Stunting ini menjadi instruksi prioritas dari Wali Kota Bandung. Yang terintegrasi dengan program pengelolaan sampah melalui (Kurangi Pisahkan Manfaatkan) dan menghadirkan Kawasan bebas ODF (Open Defecation Free).

“Otomatis kebijakan mulai dari Tingkat Kota sampai ke Tingkat Kewilayahanan. Harus memiliki perhatian penuh. Untuk itulah komponen Ke-Dua terkait respon Political Will dan Anggaran mempercepat penannggulangan Stunting di Kota Bandung,” jelasnya.

Menurutnya, Budaya warga Kota Bandung yang masih hadir melalui gotong royong. Mampu menggerakan semua komponen ikut terlibat.

Di samping Pemerintah, lanjutnya, PKK dan Forum Bandung Sehat FBS menjadi motor dengan beberapa inovasi. Seperti program Tanggap Stunting Dengan Pangan Aman dan Sehat (Tanginas).

“Pertama PKK punya program Tanginas yang memiliki 8 Program di dalamnya. Salasatunya mengintervensi secara langsung memberikan pangan aman dan sehat kepada ibu hamil, ibu menyusui, baduta dan balitan sekaligus meningkatkan kapasitas skill bagi kader posyandu,” katanya.

“Sekaligus mengkolaborasikan dengan FBS dengan program Bandung SAE (Sadayana Asi Eksklusif),” tambahnya.

Umi menegaskan Program Tanginas juga menggandeng pihak swasta untuk memberikan dukungan anggaran. Guna mengakselerasi penanganan dan penanggulangan Stunting. Sebab, dari Tiga Faktor yang berkenaan dengan Stunting, yakni Edukasi, Ekonomi dan Sanitasi ini. Masih memiliki sejumlah tantangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam menuturkan indikator penilaian untuk Penerapan Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting. Berdasarkan uraian data serta dokumen bukti pendukung yang diunggah secara Online.

“Aksi Pertama yaitu analisa situasi. Ke-Dua adalah rencana kegiatan. Kemudian aksi Ke-Tiga itu rembuk Stunting dan yang terakhir mengenai dukungan regulasi atau peraturan Kepala Daerah,” jelas Sony.

Sony mengungkapkan, Dinkes Kota Bandung telah berupaya mencegah Stunting secara spesifik pada sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Yakni menyasar ibu hamil, bayi dan anak usia kurang 2 tahun.

“Secara sensitif kita mengupayakan akses sanitasi dasar melalui STBM (Sanitas Total Berbasis Masyarakat), penyediaan akses layanan kesehatan dan KB, edukasi terkait Gizi, Kespro dan PHBS serta menyediakan jaminan kesehatan melalui UHC bagi seluruh masyarakat Kota Bandung,” katanya. (asp).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...