22.4 C
Indonesia
Wednesday, 29 September 2021

Len Raih Pendapatan Rp.4,2 Triliun Tahun Buku 2019……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Tahun Buku 2019 PT Len Industri (Persero) dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pertahanan dan Manufaktur Kementerian BUMN, Liliek Mayasari pada Jumat sore hari, 26 Juni 2020. RUPS dilaksanakan secara Virtual dan dihadiri oleh semua Dewan Komisaris dan Direksi Len, baik dari Jakarta maupun di Bandung.

Sepanjang tahun 2019 Len berhasil membukukan total nilai kontrak sebesar Rp.8,1 triliun atau 9,34% lebih besar dari tahun sebelumnya. Dimana Rp.6 triliun, diantaranya merupakan kontrak baru 2019 atau 27,7% lebih tinggi dari targetnya. Ini berarti Rp.3,9 triliun dari total nilai kontrak. Diantaranya menjadi Carry Over yang akan dikerjakan pada tahun 2020, karena sebagian kontrak baru bisa didapatkan pada akhir tahun 2019.

Tahun 2019, PT Len Industri membukukan pendapatan sebesar Rp.4,2 triliun dan NPM (Net Profit Margin) mencapai Rp.42,6 milyar.

Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin, menjelaskan, “Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memperbaiki kinerja Perusahaan. Agar meningkatkan profitabilitas dan efisiensi biaya-biaya. Antara lain dengan menurunkan beban bunga, menjaga arus kas operasi dan mengurangi pokok hutang berbunga. Meski kinerja Len menurun pada tahun 2019, sebenarnya Perusahaan sudah memperbaiki presentase atau margin laba bruto dan EBITDA (Ewarnings Before Onterest, Taxes, Depreciation and Amortization), serta perolehan kontrak kerja yang signifikan.”

Liliek Mayasari diantaranya menyebutkan bahwa pihaknya tetap memberikan apresiasi, kepada Direksi dan Dewan Komisaris yang masih bisa membawa perusahaan meraih laba positif. Dengan beberapa catatan yang harus terus diperhatikan dan juga segera diperbaiki. Strategic Lesson yang disampaikan juga harus benar-benar dilaksanakan agar kinerja perusahaan semakin baik.

Komisaris Utama PT Len Industri, Leonardi juga menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya akan semakin intens dalam mengawasi perusahaan. Dewan komisaris selaku perpanjangan tangan Pemegang Saham, mendapat tugas pengawasan terhadap kinerja anak perusahaan agar tetap in-line dengan Core Business dan Road-Map induk perusahaan serta bisa memberikan kontribusi maksimal.

“Kontribusi Lini Bisnis”.
Lini bisnis Sistem Transportasi masih menjadi yang paling dominan menyumbangkan 37,7% dari total pendapatan perusahaan. Diikuti oleh Lini Bisnis Elektronika Pertahanan sebesar 24,5%, Renewable Energy sebesar 12,0%, ICT sebesar 11,3%, serta Sistem Navigasi sebesar 10,9%.

Untuk pertama kalinya, Lini Bisnis Pertahanan berhasil membukukan pendapatan Rp.1 triliun dan diprediksi akan kembali berkinerja lebih baik pada tahun 2020. Tahun ini tercatat, Len sudah menandatangani proyek strategis pekerjaan modernisasi MRLF MLM (Multi Role Light Frigate – Mid Life Modernization) KRI Usman Harun, joint produk drone MALE (Black Eagle), dan pengadaan Radar Pertahanan 3D Medium Range untuk TNI AU.

Kontribusi pendapatan konsolidasian tahun 2019 berasal dari proyek multiyears tahun sebelumnya serta proyek baru, seperti Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, Sistem Pertahanan Udara Starstreak, Tactical Data Link, PLTS BTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), Stasiun Seismic BMKG, serta Managed Service Partner BRIBox.

Diharapkan, usaha PT Len Industri dalam mengembangkan pasar ke regional atau global beberapa tahun terakhir segera membuahkan hasil positif untuk mengimbangi fluktuasi pasar domestik yang rentan terhadap situasi politik nasional. (Ris).

Related Articles

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

Dengan Hadirnya Tiga Penyanyi Pendatang Baru Berkarakter Keren, Siap Meramaikan Musik Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- SIAPA bilang wabah Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan membuat Seniman Musik mati angin dan tidak produktif. Adalah Arsya Composer, Musisi Muda...

Mancing Bersama Adalah Bentuk Ikatan Sosialisasi, Antara Pejabat dan Masyarakat

KABUPATEN TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- DALAM sebuah event pertandingan, Jabatan menjadi taruhan suatu keberhasilan. Namun dalam silaturahmi, hal itu tidak berlaku, tapi menjadi sebuah alat...