21.4 C
Indonesia
Thursday, 29 July 2021

Masa PSBB Proporsional Banyak Yang Abai Terhadap Aturan, Utamanya Cafe Atau Tempat Hiburan……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com —
SATGAS Penanganan Covid-19 Kota Bandung mewacanakan penguatan sanksi berat bagi Individu atau Pengusaha yang melanggar aturan selama masa Pandemi. Salasatunya soal Penyegelan Tempat Usaha.

Satgas mewacanakan Penyegelan Tempat Usaha yang bandel selama 14 hari.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial sudah menerima laporan. Bahwa di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional ini, masih banyak yang abai terhadap aturan. Utamanya dari Cafe atau Tempat Hiburan yang bahkan terpantau bandel melakukan pelanggaran.

Untuk itu, Oded berharap penguatan sanksi ini bisa menjadi cambuk bagi para pelanggar. Untuk lebih memerhatikan aturan. Tidak hanya itu, Satgas Penanganan Covid-19 kini sudah merancang untuk menjalanan “Operasi Senyap”.

“Setelah melihat evaluasi di lapangan banyak yang nakal kucing-kucingan. Tadi sudah disepakati oleh Kapolrestabes Bandung dan Forkopimda lainnya, harus ada penguatan atau penegasan hukum dari Perwal (Peraturan Wali Kota),” kata Oded, usai memimpin 7Rapat terbatas bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung secara Daring dari Pendopo Kota Bandung, Jumat, (19/2/2021).

Menurut Regulasi terakhir yang tertera di Perwal Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan PSBB Secara Proporsional Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, sanksi terberat yang diberikan yakni denda sebesar Rp.500 ribu. Kemudian Segel yang sudah terpasang di Tempat Usaha sudah bisa dibuka kembali paling lambat selama Tiga Hari.

Lalu untuk rancangan aturan terbaru nanti, ujar Oded, tempat yang telah melanggar akan disegel selama 14 hari. Kemudian denda maksimal tetap diterapkan dan segel belum bisa dibuka. Kendati telah dibayarkan sebelum dua pekan penyegalan berakhir.

“Dari sisi sanksi, hasil pembahasan terakhir di Tim Satgas, dengan adanya denda bentuk Rp.500 Ribu nampaknya mereka (para pelanggar) lebih memilih membayar. Karena lebih murah. Karena itu, tadi ada wacana mungkin akan ditambah waktu penyegelan menjadi 14 hari,” jelasnya.

Terkait hal ini, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna bersama Tim Teknis. Akan mematangkan Regulasi baru untuk pengetatan masalah penegakan tersebut.

“Supaya tidak menjadi mainan. Karena dendanya kecil. Jadi orang lebih baik bayar denda. Tapi yang paling utama sebetulnya bukan masalah Sanksi, tapi kesadaran,” ucap Ema.

Ema mengungkapkan, Pengetatan Sanksi ini mengingat perkembangan di lapangan masih ada Pengelola Cafe atau Tempat Hiburan yang bandel. Sementara Satgas Penanganan Covid-19 berjibaku untuk bisa mengatasi masalah Pandemi yang juga diseimbangkan dengan upaya Pemulihan Ekonomi.

“Kita semua saling menghargai, merumuskan kebijakan bukanlah sesuatu yang mudah. Kita mencari titik keseimbangan antara Kutub Ekonomi dan Kesehatan. Mudah-mudahan ini bisa dipahami bersama, jangan ego untuk mendapat profit yang lebih,” katanya. (asp).

Related Articles

Yana Terjun Sasar Jalanan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tak ingin membuang waktu dalam memberikan bantuan. Ketika Pemerintah Kota Bandung mendapatkan bantuan beras, dia...

bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Ajang Indonesia Financial Top Leader Award 2021……!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menorehkan pencapaian Prestisius di pertengahan tahun 2021 ini dengan menerima penghargaan "Best Leader for Business Resilience Through Good...

Penyaluran Bansos PPKM Darurat Kota Bandung Sudah 99 Persen, Dan Terimakasih Do’a Warga Bandung Untuk Kesehatan Mang Oded…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PENYALURAN bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mencapai 99 persen. Dari target sasaran sebanyak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Yana Terjun Sasar Jalanan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tak ingin membuang waktu dalam memberikan bantuan. Ketika Pemerintah Kota Bandung mendapatkan bantuan beras, dia...

bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Ajang Indonesia Financial Top Leader Award 2021……!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menorehkan pencapaian Prestisius di pertengahan tahun 2021 ini dengan menerima penghargaan "Best Leader for Business Resilience Through Good...

Penyaluran Bansos PPKM Darurat Kota Bandung Sudah 99 Persen, Dan Terimakasih Do’a Warga Bandung Untuk Kesehatan Mang Oded…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PENYALURAN bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mencapai 99 persen. Dari target sasaran sebanyak...

Kunjungan ASPROKSI Ke PT. Lereng Datar Persada……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- UNTUK memastikan kelengkapan alat kesehatan dan penunjang kesehatan lainnya. Maka dr. Fazhra Fawwaz (Sekjen Asproksi) bekerjasama dengan Dirut PT. Restu Graha...

Pandemi Kian Memburuk, KT&G SangSang Volunteer Berikan Tambahan Pelajaran Gratis Bagi Siswa SMP Dan SMA…….!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- WABAH Pandemi Covid 19 yang belum juga melandai, membuat Pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Ini tentu membuat kegiatan pembelajaran di...