27.4 C
Indonesia
Wednesday, 30 November 2022
spot_img

Mewujudkan Kota Bandung Sebagai “Kota Literasi”……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung. Mencanangkan “Gerakan Indonesia Membaca” di Pendopo Kota Bandung, Jln. Dalem Kaum, Selasa (11/12/18). Hal ini sebagai salasatu upaya mewujudkan Kota Bandung sebagai “Kota Literasi”.

Kepala Disdik Kota Bandung, Elih Sudiapermana menjelaskan, pengembangan serta sosialisasi  Literasi. Bisa dilakukan secara formal dan nonformal.

“Pengembangan Literasi tidak hanya di sekolah formal dan nonformal saja. Tetapi juga dilakukan masyarakat. Tujuannya, agar program Literasi itu, berkelanjutan,” kata Elih di sela-sela Pencanangan Gerakan Indonesia Membaca tingkat Kota Bandung.

Selama ini, Kota Bandung telah berupaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis warga Kota Bandung. Di sekolah telah menggiatkan membaca buku selama 15 menit, sebelum pelajaran dimulai, menyediakan pojok buku di kelas, hingga pelatihan menulis untuk siswa.

Sedangkan di tengah masyarakat, upaya untuk meningkatkan Budaya Baca. Dengan membentuk Kampung Literasi. Salasatunya Kampung Literasi di Kecamatan Cinambo, Kota Bandung. Upaya lainnya dengan mendirikan “street library”, sebagai upaya mempermudah akses membaca bagi masyarakat. Serta Perpustakaan Keliling di sejumlah taman di Kota Bandung.

Disdik Kota Bandung  juga telah menyusun rencana aksi untuk mewujudkan Bandung sebagai “Kota Literasi”. Rencana tersebut dengan penguasaan pada Enam Dasar Literasi yaitu Literasi Baca Tulis, Berhitung, Sains, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Keuangan. Serta Literasi Budaya dan Kewarganegaraan.

Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) TP PKK Kota Bandung sekaligus “Wakil Bunda Literasi Kota Bandung”, Yunimar Mulyana berharap. Literasi di Kota Bandung dapat meningkat signifikan. Ia pun akan berupaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis di berbagai lapisan masyarakat Kota Bandung.

“Untuk saat ini memang Budaya Literasi di Kota Bandung belum terlalu tinggi. Karenanya, kita akan terus berupaya meningkatkan minat Literasi. Salasatunya dengan sosialisasi melalui ibu ibu PKK ke sekolah. Supaya nantinya kebiasaan menulis dan membaca ini jadi “Habbit” (kebiasaan),” tutur Yunimar. (Red)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU