22.4 C
Indonesia
Monday, 23 May 2022

Murid Baru Sekolah Dasar (SD) Di Purwakarta Tidak Harus Bisa Calistung……!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, menegaskan. Bagi murid baru yang akan masuk Sekolah Dasar (SD), tidak diharuskan bisa Calistung (Baca Tulis Berhitung).

Calistung bukan syarat yang diharuskan bagi penerimaan siswa baru kelas satu SD. Syarat untuk penerimaan siswa baru SD, hanya pada batasan usia dan Zonasi.

Bila ada Sekolah Dasar yang menerapkan aturan dalam penerimaan siswa baru. Calon siswa harus bisa calistung, hal itu adalah pelanggaran kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan. Calistung bukan kewajiban guru-guru di Paud ataupun TK.

“Jadi, yang wajib mengajarkan Valistung itu, bukan guru Paud atau TK. Melainkan, guru SD,” jelas Purwanto, Rabu (27/2/19).

Menurutnya untuk siswa yang sudah memasuki usia sekolah yaitu tujuh tahun dan sekurang – kurangnya berusia enam tahun, bisa diterima masuk menjadi siswa SD, selain usia juga sesuai Zonasi.

Karena itu, bagi siswa baru yang belum bisa calistung. Tetapi sudah masuk usia tujuh tahun, atau sekurang-kurangnya usia enam tahun delapan bulan. Bisa diterima jadi siswa baru SD. Serta, sesuai dengan syarat Zonasi.

“Kalau usianya sudah masuk usia sekolah dan zonasinya sesuai ya… maka dipersilahkan siswa tersebut masuk sekolah,” ujar Purwanto.

Adapun syarat Zonasi itu, misalkan di salasatu sekolah negeri, di Kecamatan Purwakarta. Maka pendaftaran akan fokus pada calon peserta didik baru, yang domisilinya di Kecamatan tersebut. Kalaupun ada dari luar Kecamatan, maka akan ditolak.

“Terkecuali, sekolah itu pendaftarnya kurang. Baru bisa masuk. Namun di Purwakarta sekolah negeri, terutama yang favorit biasanya kebanjiran pendaftar,” ujar Purwanto.

Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, syarat usia mulai dari enam tahun lebih delapan bulan atau tujuh tahun. Kedua, syarat Zonasi. Di luar dua syarat itu, siswa bisa masuk SD yang diinginkan.

Sementara, terang Purwanto, jumlah SD di Purwakarta mencapai 408. Terdiri dari 378 SD Negeri. Serta, sisanya 30 SD merupakan swasta.

Terkait diisukan ada sekolah SD yang mensyaratkan calon siswa harus bisa Calistung dibantah oleh Kepala SDN 1 Nagri Kidul, Kusmiati.

“Tidak benar jika ada sekolah SD menerapkan syarat Calistung bagi peserta didik baru,” katanya.

Sedangkan Untuk meminimalisasi membludaknya pendaftar murid baru yang mendaftar disekolahnya. Pihaknya mengikuti anjuran dari Disdik dan Kemendikbud yaitu menerapkan syarat usia masuk SD dan Zonasi.

Kusmiati menjelaskan, kuota untuk PPDB 2019/2020 di SDN 1 Nagri Kidul sekarang, hanya empat kelas untuk kelas satu. Tahun sebelumnya sampai enam kelas. Sedangkan tiap kelasnya ada 28 siswa.

“Pengurangan kelas untuk murid baru kelas satu sebagai upaya untuk pemerataan. Kangan sampai ada sekolah yang siswa barunya banyak. Namun ada juga ekolah yang tidak kebagian murid,” pungkasnya. (Wief)

Related Articles

Kelestarian Alam Dan Budaya Lokal, Dalam Event ‘Downhill Challenge I’

BANDUNG BARAT, BEREDUKASI.COM -- DALAM rangka menjaga kelestarian alam dan budaya lokal Kodam III/Slw bekerjasama dengan Komunitas Sepeda Pedal Jarambah, menggelar Event 'Downhill Challenge...

Orienteering Bike Disosialisasikan Di Kejuaraan Downhill Cikole

BANDUNG, BARAT, BEREDUKASI.COM -- KODAM III Siliwangi bekerjasama dengan Komunitas Sepeda Pedal Jarambah, melaksanakan sosialisasi orienteering bike, dilaksanakan di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten...

Yana, ‘Belajar dari Wafatnya Ibu Asih, Seluruh Faskes Harus Sigap’.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- WALI Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Untuk terus memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Pelayanan harus diberikan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Kelestarian Alam Dan Budaya Lokal, Dalam Event ‘Downhill Challenge I’

BANDUNG BARAT, BEREDUKASI.COM -- DALAM rangka menjaga kelestarian alam dan budaya lokal Kodam III/Slw bekerjasama dengan Komunitas Sepeda Pedal Jarambah, menggelar Event 'Downhill Challenge...

Orienteering Bike Disosialisasikan Di Kejuaraan Downhill Cikole

BANDUNG, BARAT, BEREDUKASI.COM -- KODAM III Siliwangi bekerjasama dengan Komunitas Sepeda Pedal Jarambah, melaksanakan sosialisasi orienteering bike, dilaksanakan di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten...

Yana, ‘Belajar dari Wafatnya Ibu Asih, Seluruh Faskes Harus Sigap’.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- WALI Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Untuk terus memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Pelayanan harus diberikan...

Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung, Selanjutnya ?

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- BANDUNG resmi mendeklarasikan diri sebagai 'Kota Angklung', Sabtu 21 Mei 2022. Deklarasi dibacakan oleh sejumlah tokoh angklung dan disaksikan Wali Kota...

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania Meraih Penghargaan Prestisius

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania meraih penghargaan prestisius, masuk dalam jajaran Top...