24.4 C
Indonesia
Tuesday, 29 November 2022
spot_img

Oded Dukung Pengembangan Kampung Wisata Dago Pojok…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – WAKIL Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Meminta kesenian dan budaya terus dilestarikan. Karena hal itu dapat menjadi daya tarik wisatawan datang ke Kota Bandung.

“Harus terus dikembangkan, Kota Bandung harus terus maju baik dalam segi seni. Seperti lukisannya termasuk juga budaya dan permainan anak–anak,” ujarnya pada acara “Festival Seni Rupa Gang” di Kampung “Wisata Kreatif Dago Pojok”, Kota Bandung, Sabtu (4/8/2018).

Oded berpesan, terdapat tiga hal jika lingkungan ingin berkembang. Pertama, jadikan Kampung Wisata di Dago itu, sebagai sebuah institusi yang dikelola dengan baik.

“Hadirnya lokasi ini, salasatu eksistensi dan juga sebagai metamorfosis menjadi kampung yang maju. Maka dari itu promosinya harus gencar,” tegas Oded.

Ia menyarankan agar “Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok”, mampu memunculkan bibit unggul dari seni rupa Sunda. Lalu yang ketiga, lingkungan bisa berkembang jiga perekonomiannya juga berkembang.

“Insya Allah jika diterapkan, semuanya akan menjadi kampung yang maju dan berhasil,” ujar Oded.

Oded juga mengapresiasi usaha warga Dago Pojok, dalam menyalurkan bakat seninya dengan mempercantik lingkungannya. Ia berharap, “Kampung Kreatif Dago Pojok” ini. Dapat menjadi kampung percontohan bagi kampung lainnya yang ada di Kota Bandung.

Sementara itu, Penggagas sekaligus seniman “Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok”, Rahmat Jabaril menyampaikan, “Diawali dengan sadar lingkungan dan seni, maka warga kampung Dago Pojok terus menggali potensi”.

“Masyakarat disini perlahan menyadari bahwa seni itu tidak akan jauh dari lingkungannya. Sehingga kita terus berkembang, mulai dari kesenian sampai tingkat pariwisata,” katanya.

Menurutnya, dengan memberikan ruang kreativitas, maka eksplorasi masyarakat terus berkembang. Dari mulai Melukis, Membatik dan Memahat Wayang Golek, menjadi keahlian dan sumber ekonomi yang cukup memadai.

“Maka dari itu, selama sebulan ini, mulai 4 Agustus hingga 4 September 2018. Kita ajak masyarakat, agar menunjukkan kreatifitasnya. Selain itu juga, organisasi kampus maupun wisatawan yang berkunjung bisa mengikutinya,” kata Rahmat.

Rahmat berharap, kampung kreatif bisa mengangkat Kota Bandung, ke tingkat Internasional. Khususnya segi kesenian dan tempat wisata.

“Kampung ini menjadi salasatu “pilot projects” kreativitas. Dengan Mandiri dan mengembangkan keahliannya itu, mampu memajukan lingkungan,” ujarnya. (Red)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU