20.4 C
Indonesia
Tuesday, 4 October 2022
spot_img

Panji, “Jajaka Pinilih Purwakarta 2017” Ingin Bangun “Rumah Sakit Gratis”…!

Purwakarta, BEREDUKASI.com — Masih muda namun cerdas dan memiliki pemikiran yang dewasa, begitulah sosok Muhamad Panji Januarsyah Kustiawan atau yang biasa dipanggil Panji. Jajaka kelahiran Purwakarta, 13 Januari 2001 ini masih kelas XII Sekolah Keperawatan di SMK Kesehatan Efarina Purwakarta. Panji  terpilih menjadi pemenang “Jajaka Pinilih Kabupaten Purwakarta 2017”. Tentunya selain aktif dalam serangkaian kegiatan, Panji juga tengah fokus mempersiapkan UN dan SBMPTN.

Dan tentu  bukan hanya menjadi “Jajaka”, Panji juga merupakan siswa yang aktif, tidak salah kalau ia  memiliki prestasi yang  cukup membanggakan, misalnya saja menjadi “Juara Umum” dari semester 1-5 di SMK Kesehatan Efarina Purwakarta, Juara “English Essay and Presentation Competition” tahun 2016, Duta HIV/AIDS Kab. Purwakarta  tahun 2017, Peserta Intership terbaik di Siloam Hospitals Purwakarta dan RSIA Asri Purwakarta tahun 2016.

“Saya ingin menjadi orang yang sukses dan menginspirasi banyak orang, terutama ingin menjadi dokter ahli bedah syaraf dan dalam kehidupan sosial saya ingin membangun rumah sakit gratis,” tutur sulung dari tiga bersaudara ini.

Menjadi “Jajaka Pinilih”, sejujurnya membuat Panji senang namun juga terkejut. Karena ia melihat  para finalis jajaka yang lain juga sangat pintar, pandai bicara di depan umum dan hebat. Namun dia bersyukur karena beruntung bisa terpilih. tentunya karena dia juga mempersiapkan dengan baik dalam perlombaan “Mojang Jajaka”. Mulai dari pengetahuan mengenai pariwisata dan kebudayaan, kemudian juga memikirkan mengenai advokasi yang akan dia bawa ketika berada di ajang Mojang Jajaka. Dan Panji pun menfokuskan pada bidang kesehatan,  karena dia merasa bahwa kesehatan adalah salah satu hal yang sangat penting, namun fasilitasnya masih kurang. terutama di kawasan yang tidak terlalu terjangkau.

“Awalnya saya disarankan oleh guru di tahun 2016 untuk mengikuti Mojang Jajaka, tapi saat itu kebetulan saya sakit dan harus dioperasi.  Sehingga saat itu saya tidak mempersiapkan dengan baik. Akhirnya di tahun ini saya mencoba lagi, menjadi finalis dan terpilih. Tentunya senang karena saya bisa berbagi dan berpartisipasi langsung kepada masyarakat,” tuturnya hangat.

Panji yang memiliki hobi membaca, menonton vidio kesehatan dan meng “update” mengenai info kesehatan terkini juga ternyata mengidolakan “BJ Habiebie”. Panji bercerita bahwa BJ Habiebie ini adalah sosok yang sangat cerdas dan seorang petarung kehidupan yang luar biasa, berkuliah di luar negeri  dan membuat penelitian yang diakui dunia. Lalu pulang ke Indonesia dengan inspirasi yang hebat.  Jiwa nasionalisme itulah yang coba Panji ikuti.

“Yang membuat saya selalu semangat adalah orang tua, keluarga dan mimpi saya. Saya akan berusaha  melakukan yang terbaik seperti hidup saya sebagaimana motto hidup saya yakni  “Do your best for get the best in your life”,” tutur pemuda yang sangat menyukai dunia kesehatan ini.

Panji berharap kelak dia bisa bermanfaat bagi banyak orang dengan membangun rumah gratis yang mempu membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Semoga saya dapat membanggakan orang tua, terutama untuk ayah saya yang sudah meninggal 2 tahun yang lalu. Saya akan berjuang menjadi orang yang memberikan dampak positif bagi banyak orang,” ucap Panji menutup perbincangan. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU