21.4 C
Indonesia
Wednesday, 4 August 2021

Pemangku Kebijakan Harus Bersedia Menjadi “Bapak Asuh”, Bagi Anak-anak Yang Orangtuanya Tidak Mampu…….!

Tasikmalaya, BEREDUKASI.Com — SESEORANG yang dipercaya dan mendapat mandat, amanah untuk memimpin suatu wilayah, tidak ditentukan oleh Waktu Jabatan. Entah itu berapa hari, minggu, bulan atau tahun.

Akan tetapi, sejauhmana seseorang itu mampu menjadi seorang Pemimpin yang bisa membawa rakyatnya menjadi sejahtera dalam segala hal.

Itulah yang terkesan dari sosok Deni Ramdani Sagara, Wakil Bupati Tasikmalaya pengganti antar waktu bagi masyarakatnya.

Gambaran sosok yang bisa hadir di setiap waktu, dekat dengan masyarakat menimbulkan kenangan tersendiri bagi masyarakat dibawah naungannya.

Seperti yang diungkapkan keluarga Abdul Latif di Kampung Cipari, Desa Margaluyu, Kecamatan Pancatengah, menuturkan, sosok Wakil Bupati Deni Ramdani Sagara adalah Tokoh yang patut ditiru oleh Pejabat Pemkab lainnya.

“Ya..beliau sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan mau makan “Beuleum Peda” (Bakar Ikan Asin Peda) dan Sambel Goang (Sambal Cabe Rawit saja) bersama kami di rumah,” kata Latif, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, sejak diambil sumpah jabatan sebagai Wakil Bupati Pengganti antar waktu, Deni Ramdani Sagara oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Sate pada Rabu, (10/2/21) lalu, dirinya terus blusukan ke setiap daerah.

Jabatan Wakil Bupati yang diembannya itu, bisa dikatakan singkat. Karena dalam kurun waktu 42 hari kerja, dirinya dituntut harus menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab.

“Bagaimana memanfaatkan waktu singkat dalam bekerja dan bisa membekas di hati masyarakat. Itulah yang saya lakukan,” kata politisi dari Partai Amanat Nasional, saat obrolan santai menjelang berakhirnya Jabatan Wakil Bupati antar waktu.

Dikatakannya, jadi Pemimpin itu memiliki tanggung jawab, amanah dan akan diperhitungkan di dunia serta akherat kelak.

Dalam mengawali kerjanya usai pelantikan, Deni tancap gas melakukan kunjungan ke berbagai pelosok daerah. Dirinya menggelorakan pentingnya salat subuh berjamaah.

Rangkaian kegiatanya pun dimulai dari masjid agung, pesantren hingga “Mondok Moek” di rumah milik warga, serta menjadi Imam dan Khotib shalat Jumat.

Dalam waktu singkat, Deni berhasil menjalin silaturahmi, sambung rasa dengan para Kyai, Ulama, Santri, Tokoh Masyarakat, Petani, Nelayan bahkan awak media sekalipun.

Sedikitnya 39 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, berhasil dikunjunginya.

“Makanya kami terus bergerak mendekatkan diri dengan masyarakat,”tuturnya.

Deni mengakui, tak jarang dirinya diminta menjadi khatib jumat, memberi Tausiah kepada para santri bahkan memberikan motivasi kaum muda.

“Lebih dari itu saya harus mengangkat Anak Yatim sebagai anak. Inilah bentuk kerja nyata,” cetus politisi yang pernah dua kali jadi Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Deni, hasil dari blusukanya itu, Kabupaten Tasikmalaya memiliki segudang persoalan, baik sosial dan kemiskinan.

Disisi lain, tambahnya, Kabupaten Tasikmalaya kaya akan ragam potensi. Mulai dari Perikanan, Perkebunan, Wisata hingga Agro Bisnis lainnya.

“Disini peran Pemerintah harus menjadi jembatan dalam mengolah potensi sumber daya tersebut,” jelasnya.

Dikatakannya, kita jangan malu menyampaikan rakyat kelaparan. Karena kemiskinan masih terjadi dimana-mana.

Dalam gagasannya, Deni mengungkapkan,
para Pemangku Kebijakan mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas, Camat dan Kepala Desa bersedia menjadi bapak asuh bagi anak-anak yang orang tuanya tak mampu.

“Inilah peran pemimpin sebenarnya. Bagaiman bisa membangun kesalehan sosial di kalangan masyarakat dengan memberikan tauladan yang baik,” tutur
Wakil Bupati antar waktu yang sudah menjadi Bapak asuh bagi tiga anak yatim dari keluarga kurang mampu.

Tidak hanya menyambung rasa dengan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya saja, Deni membangun jejaring dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Bahkan melakukan kunjungan ke Bupati Kebumen, Gubernur Jateng dan juga Walikota Solo.

“Ini kita lakukan untuk mengenalkan potensi Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya. (Ombik).

Related Articles

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

Yana Mulyana Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat, Terutama Pelaku Ekonomi Untuk Terus Berinovasi Dan Berkreasi…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- DD masa pandemi Covid-19, ekonomi dan kesehatan layaknya dua sisi mata uang. Namun itu sulit berjalan beriringan. Tetapi bukan berarti masyarakat hanya...

SMSI Bekasi Raya Dukung Gerakan “BERANI” Covid-19…….!

Bekasi, BEREDUKASI.Com -- KABUPATEN Bekasi sebagai salasatu daerah penyumbang tertinggi kasus harian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat. Harus berani mengambil langkah dalam menangani wabah...