21.4 C
Indonesia
Wednesday, 4 August 2021

Pengelola Cafe Dan Tempat Hiburan Yang Selama Ini, Menjadi Langganan Pelanggar……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — PEMERINTAH Kota Bandung berencana merelaksasi sejumlah Sektor. Namun di sisi lainnya, Pemkot Bandung juga bakal mempertegas penindakan pelanggar Protokol Kesehatan.

Dari hasil Rapat Terbatas (Ratas), Jumat, 5 Maret 2021, beberapa Sektor Usaha yang bakal diberi kelonggaran diantaranya Usaha Jasa Salon Kecantikan dan Arena Permainan Anak-anak.

Revisi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 6 Tahun 2021 nantinya juga tidak hanya menyoal konten yang berkenaan dengan Relaksasi Ekonomi. Namun, disertai dengan sanksi penindakan yang lebih tegas bagi para pelanggar.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial berharap keputusan untuk penambahan relaksasi ini. Bisa memberikan dampak bagi upaya Pemulihan Ekonomi. Namun, dia mengingatkan masalah kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini pun tidak lantas diabaikan.

“Sebagai Gugus Tugas, kita mencoba jalan tengah dan ada beberapa perubahan,” ucap Oded di Pendopo Kota Bandung, Jumat, (5/3/2021).

Selain relaksasi untuk Usaha Jasa Salon Kecantikan dan Arena Permainan Anak, dalam Perwal terbaru nanti rencananya bakal memajukan jam operasional Pusat Kebugaran. Dari semua buka pukul 08.00 WIB akan dimajukan menjadi pukul 06.00 WIB.

Namun, lanjut Oded, pada Perwal baru nanti sanksi bagi pelanggar khususnya tempat usaha. Tidak hanya Disegel dan Ditutup paling lama 14 hari. Melainkan, apabila sudah disegel maka tempat tersebut otomatis ditutup operasionalnya selama dua pekan.

“Kepada para pelanggar, saya sepakat menerapkan ketegasan,” ujarnya.

Menegaskan hal itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, aturan selama penanganan Covid-19 sudah sangat jelas dan diyakini telah dipahami oleh semua pihak. Tanpa terkecuali oleh pengelola Cafe ataupun Tempat Hiburan yang selama ini menjadi Langganan Pelanggar.

Karenanya, Ema menyatakan pada revisi Perwal nanti relaksasi penambahan jam operasional tempat hiburan masih belum diberikan. Sehingga waktu maksimal untuk operasional di tengah Pandemi Covid-19 ini tempat hiburan tetap pukul 21.00 WIB.

“Di dalam perwal sudah jelas, mana ringan, sedang, dan berat. Saya pikir tidak ada ruang perdebatan. Kalau mereka sudah melanggar, bekukan dulu. Kalau masih melanggar ya langsung dicabut,” jelas Ema.

Ema menuturkan, bagi pengusaha jasa salon kecantikan dan arena permainan anak yang ingin mulai beroperasi bisa kembali mengajukan kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Untuk selanjutnya bakal ditindaklanjuti guna memastikan standarisasi protokol kesehatannya terpenuhi.

Mengenai jam operasional Ke-Dua tempat tersebut Ema menyebut bakal diatur kemudian secara terperinci dalam revisi Perwal. Namun khusus lokasi Usaha yang berada di dalam area Pusat Perbelanjaan atau Mal tentunya menyesuaikan dengan jam operasional tempat tersebut.

“Dari simulasi yang dilihat semua memberikan garansi dengan prokes yang maksimal. Tapi mereka harus mengajukan lagi oleh pelaku usahanya,” ujarnya.

Ema mengungkapkan, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung sudah membuka ruang akan mulai mengizinkan kegiatan seni dan budaya. Dengan harapan, turut memberikan dampak terhadap Sektor Ekonomi.

“Untuk pertunjukan seni atau budaya sudah mulai diperbolehkan tapi dengan prokes yang ketat. Mereka juga manusia hidup itu bagian dari mata pencaharian yang harus kita akomodir,” terangnya.

Untuk lebih detailnya, Ema menyatakan renana untuk pelonggaran kegiatan Seni dan Budaya ini akan dituangkan ke dalam Perwal.

“Pertunjukan seni ini pasti berdinamika, tapi bukan di Outdoor. Tapi misalkan di Gedung dengan kapasitas tetap 30 persen. Sehingga yang menonton bisa berjauhan,” katanya. (asp).

Related Articles

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

Yana Mulyana Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat, Terutama Pelaku Ekonomi Untuk Terus Berinovasi Dan Berkreasi…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- DD masa pandemi Covid-19, ekonomi dan kesehatan layaknya dua sisi mata uang. Namun itu sulit berjalan beriringan. Tetapi bukan berarti masyarakat hanya...

SMSI Bekasi Raya Dukung Gerakan “BERANI” Covid-19…….!

Bekasi, BEREDUKASI.Com -- KABUPATEN Bekasi sebagai salasatu daerah penyumbang tertinggi kasus harian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat. Harus berani mengambil langkah dalam menangani wabah...