21.4 C
Indonesia
Sunday, 28 November 2021

Pentingnya Mitigasi Risiko Kependudukan……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — SEMENTARA itu, Rektor Unpad Rina Indiastuti menegaskan pentingnya Mitigasi Kependudukan untuk memaksimalkan potensi “Bonus Demografi” Jawa Barat. Mitigasi menjadi sangat penting di tengah situasi pandemi maupun pascapandemi.

Perempuan dan Remaja Perempuan Jawa Barat, perlu untuk mendapat pemahaman memadai tentang Mitigasi resiko-resiko pascapandemi Covid-19.

“Apa yang kita bicarakan sangat penting dan terkait langsung dengan pandemi Covid-19. Covid-19 membawa kita pada tatanan baru, karena itu perubahan sudah seyogyanya dilakukan.

Covid-19 melahirkan krisis kesehatan. Tentu berdampak pada kehidupan sosial-ekonomi. Mari kita lihat, hari-hari ini yang mereka alami. Remaja Tidak Boleh ke Kampus, Tidak Sekolah, diam di rumah dan seterusnya,” kata Rina.

Dengan masih terus bertambahnya kasus Covid-19, Rina mengingatkan bahwa adaptasi terhadap pandemi masih panjang. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan, melainkan pada Sosial-Ekonomi remaja dan keluarga. Di masa pandemi ini, sambung Rina, mencari cari kerja menjadi lebih susah, mobilitas menjadi sangat terbatas, kehidupan ekonomi sudah pasti terganggu. Kalau sudah begitu, ada dimensi baru dalam mencegah pernikahan muda.

Meski begitu, Rina mengajak Remaja untuk terus membangun optimisme. Terus menempa diri dengan pengetahuan dan terus melakukan terobosan atau inovasi. Remaja perlu diyakinkan bahwa mereka memiliki masa depan lebih baik. Untuk mencapainya, Orangtua dan pihak-pihak terkait perlu memborbardir dengan pengetahun dan semanat. Juga mendorong untuk terus berkolaborasi.

“Yang ingin saya soroti, Pemerintah sudah berbuat banyak hal. Namun, kita tidak bisa menolak bahwa kaum wanita banyak yang goyang. Goyang karena ibu-ibu di Jabar banyak menjadi pekerja informal. Pendapatannya berkurang selama pandemi. Ini berakibat pada Kesehatan Mental hingga Reproduksi, maka problem makin kompleks. Bukan hanya remaja, tapi juga ibu muda. Sebagian mereka dihantui kecemasan,” papar Rina.

Penelitian yang dilakukan Unpad menunjukkan sebagian besar keluarga mengalami gangguan. Remaja dan kaum ibu tergangu karena kecemasan yang muncul selama pandemi. Karena itu, sebaiknya kehamilan ditunda hingga pandemi benar-benar berakhir.

“Kecemasan dan ketakutan berisiko pada bayi. Dia akan wewarisi stres ibunya. Bayi yang lahir menjadi bayi yang stres. Penting untuk kita sikapi dengan tepat,” tambah Rina.

Di bagian lain, Ketua Dewan Profesor Unpad Sutyastie Soemitro Remi mengungkapkan kependudukan, kesehatan dan ketahanan keluarga menjadi bagian penting dari strategi optimasi “Bonus Demografi”. Hal itu dilakukan dengan perluasan dan peningkatan kualitas peserta Keluarga Berencana (KB), peningkatan pelayanan puskesmas, peningkatan peran lembaga terkait, dan menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dalam kandungan.

“Agar “Bonus Demografi” optimal perlu sinkronisasi dan sinergi kelembagaan yang terkait dan pemangku kepentingan. “Bonus Demografi” merupakan kesempatan dan tantangan yang perlu dikelola dengan baik agar tidak jadi musibah. Dan, perlu strategi optimasi spesifik mengingat kondisi keunikan SDM antar daerah,” papar Sutyastie. (Tesaf).

Related Articles

Pondok Pesantren Miftahul Huda Gunung Mekar Lampung, Wisuda Tanfidhu Qur’an 30 Jus dan Khoul Syeh Abdul Qadir Al Jailani.

LAMPUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBANYAK 5 Santri Putri dan Wisuda Tanfidhul Qur'an 30 juz. Binadhor sebanyak 35 Santri Putra- Putri dan Khataman Kitab Jurumiyah. Sekaligus...

Ini Nota Kesepahaman (MoU) Antara Divisi Kredit Ritel bank bjb Dengan PT ASPM.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBAGAI salahsatu upaya memperluas dan memperkuat Jaringan Bisnis Perusahaan. bank bjb menjalin kerjasama dengan PT ASputra Perkasa Makmur (PT ASPM). Kerjasama...

‘Darmaji’ Judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- DARMAJI satu judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya. Yang menggambarkan kehidupan di tengah masyarakat menengah ke bawah, cikal...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Pondok Pesantren Miftahul Huda Gunung Mekar Lampung, Wisuda Tanfidhu Qur’an 30 Jus dan Khoul Syeh Abdul Qadir Al Jailani.

LAMPUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBANYAK 5 Santri Putri dan Wisuda Tanfidhul Qur'an 30 juz. Binadhor sebanyak 35 Santri Putra- Putri dan Khataman Kitab Jurumiyah. Sekaligus...

Ini Nota Kesepahaman (MoU) Antara Divisi Kredit Ritel bank bjb Dengan PT ASPM.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEBAGAI salahsatu upaya memperluas dan memperkuat Jaringan Bisnis Perusahaan. bank bjb menjalin kerjasama dengan PT ASputra Perkasa Makmur (PT ASPM). Kerjasama...

‘Darmaji’ Judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM -- DARMAJI satu judul Film Pendek Karya Siswa-siswi SMAN 10 Kota Tasikmalaya. Yang menggambarkan kehidupan di tengah masyarakat menengah ke bawah, cikal...

Inilah Salasatu Karya Sineas Muda, Film ‘Bus Om Bebek’, Film Kategori Tontonan Untuk Anak.

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- PERLU sarana dan kesempatan untuk terus mengasah keterampilan dan kreativitas sineas muda Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem film...

ACT Berikan Tanda Kasih Kepada 1000 Guru, Dalam Rangka Hari Guru Nasional

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – PAHLAWAN tanpa tanda jasa, itulah gelar mereka. Tanpa lelah, tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih mereka dengan ikhlas mengajar mencerdaskan bangsa....