20.4 C
Indonesia
Tuesday, 4 October 2022
spot_img

Perpustakaan Ajip Rosidi dan Rancage Wujud dari Pelestarian Bahasa dan Budaya yang Luar Biasa………!

Bandung, BEREDUKASI.Com — GEDUNG Sunan Ambu Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Jl. Buah Batu No.212 Bandung. Menjadi tempat kemeriahan dari perayaan 81 tahun Ajip Rosidi dan 31 tahun hadiah Rancage pada Kamis (31/1/19).

Aneka ragam seni pun ditampilkan dari Sambasunda (ISBI) Tisna Sanjaya, Tisno Yuwono, Tarawangsa, Rampak Puisi, Puisi Ragam Bahasa, Yayan Kapto, Adew Habsta juga Bimbo yang berlangsung dari pukul 13.00–16.00 WIB ini.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil pun ikut menghadiri dan memberikan sambutannya dalam acara ini.

Emil mengungkapkan bahwa, Jawa Barat memiliki jumlah penduduk yang cukup besar yaitu 50 juta orang. Yang jumlahnya dua kali lipat penduduk Australia dan Malaysia. Sebab itu, ia memiliki tugas untuk memastikan bahwa orang Jawa Barat, dapat meraih kecukupan baik secara lahir dan batin.

“Salasatu kekayaan batin ialah soal rasa dan budaya. Karena itu budaya menjadi hal yang sangat penting. Pemerintah akan selalu berupaya menjaga kelestarian dari Bahasa dan Budaya,” terangnya.

Kedepannya Emil pun mengimbau pada tiap sekolah. Untuk menghadirkan Majalah Mangle secara rutin untuk melestarikan Budaya.

“Adapun buku-buku pemenang Rancage yang sudah menginjak tahun ke 31 ini. Akan dicetak dan disebarkan ke Perpustakaan yang ada di Jawa Barat,” lanjutnya.

Sebagai “kanyaah” dari Gubernur, dalam ulang Ke 81 Ajip Rosidi ini. Kang Emil pun menghibahkan uang sebesar 100 juta rupiah untuk Perpustakaan Ajip Rosidi.

Kang Emil sempat mengulas bahwa Masyarakat Indonesia menempati peringkat ke 60 dari 65  negara yang disurvei mengenai kegemaran membaca. Dan jika dirata-ratakan hanya membaca 27 lembar/per tahun. Sehingga pemerintah juga mengeluarkan program “Kolocer” atau Kotak Literasi Cerdas, guna meningkatkan indeks literasi, Jawa Barat Masagi dan memiliki Identitas yang kuat.

“Perpustakaan Ajip Rosidi bersama Rancage merupakan wujud dari pelestarian Bahasa dan Budaya yang luar biasa,” tutupnya siang itu. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU