22.4 C
Indonesia
Saturday, 21 May 2022

Purwakarta Himbau Kantor Pemerintahan Siapkan Tempat Minum Ramah Lingkungan…..!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com – BUPATI Purwakarta, Anne Ratna Mustika menginstruksikan kepada seluruh Dinas/OPD. Agar tidak lagi menyiapkan air minum kemasan di masing-masing kantor. Sebagai gantinya, kantor-kantor pemerintahan diminta menyiapkan media air minum dan tempat air yang lebih ramah lingkungan.

“Sebagai gantinya, para pegawai wajib membawa wadah minum sendiri. Atau, kantor Dinas/OPD harus menyiapkan tempat minum yang lebih ramah lingkungan. Jadi, tidak boleh lagi ada air minum kemasan,” ujar Anne, Senin, (28/10/19).

Pesan Anne untuk Dinas-Dinas dan perangkat pemerintahan ini bukan tanpa alasan. Tujuannya, tak lain sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan wadah berbahan dasar plastik. Caranya, bisa menggantinya dengan kendi atau bahan yang lebih ramah lingkungan.

“Di kita kan ada “Kendi” tanah dari Plered tuh. Bisa gunakan itu. Atau, bisa dengan menyiapkan tempat air minum (Dispenser). Jadi kalau pegawai mau minum ya…minum di sana. Nanti bawa wadahnya sendiri. Ini sebagai upaya mengurangi produksi sampah plastik,” jelas Anne.

Tidak hanya mengganti wadah air minum, sambung Anne, pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Untuk tidak lagi mengambil sampah yang ada di kantor-kantor pemerintan.

“Kedepan, seluruh kantor Pemerintahan, baik OPD, Kecamatan dan Kelurahan/Desa harus mengelola sampahnya sendiri,” tegas dia.

Anne menjelaskan, kebijakannya ini telah tertuang dalam surat edaran nomor 658.1/3419/BKPSDM. Poin penting dalam edaran tersebut, yakni mengintruksikan supaya seluruh kantor OPD dan kantor pemerintahan lainnya di wilayah ini untuk menyiapkan dan mengelola sampahnya sendiri.

“Jadi, seluruh kantor pemerintahan harus mengelola sampahnya sendiri. Minimalnya, harus menyiapkan tempat sampah untuk yang Organik dan Non Organik,” jelas Anne.

Adapun surat edaran ini merupakan implementasi dari UU nomor 18/2018 tentang pengelolaan sampah. Dengan edaran tersebut, mulai saat ini seluruh perangkat pemerintahan wajib menyiapkan tempat pengelolaan sampahnya sendiri.

“Jadi, sampah dari Dinas-Dinas ini, tidak lagi diangkut oleh petugas kebersihan untuk dibuang ke TPA Cikolotok. Tapi harus diolah sendiri,” kata Anne.

Dalam hal ini, Anne berharap, para pegawai bisa sekaligus menjadi agen kebersihan. Minimalnya khusus untuk lingkungannya sendiri. Sehingga, perilaku hidup bersih dan sehat bisa mereka tularkan ke masyarakat.

“Persoalan sampah, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja. Tapi, ini menjadi tanggungjawab bersama, guna terciptanya lingkungan bersih dan sehat,” pungkas Anne. (Wief)

Related Articles

bank Dengan Kode Emiten BJBR Ini, Mendapat Penghargaan Anugerah Infobank Top BUMD 2022

SURAKARTA, BEREDUKASI.COM -- bank bjb kembali meraih penghargaan berkat inovasi digitalisasi serta pencapaian kinerja perseroan yang tumbuh positif di atas rata-rata perbankan nasional. bank dengan...

WOW, Pemkot Bandung Kembali Meraih Quattrick WTP

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PEMERINTAH Kota Bandung kembali mendapatkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) berupa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan persentase 80,30 persen dari Badan Pemeriksa...

Seperti Apa Sih, keseruannya ? Besok, Kota Bandung Akan Mendeklarasikan Diri Menjadi Kota Angklung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- BESOK, tepatnya 21 Mei 2022 bakal jadi hari bersejarah bagi Kota Bandung. Ya, akan ada deklarasi Bandung Kota Angklung di Balai...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

bank Dengan Kode Emiten BJBR Ini, Mendapat Penghargaan Anugerah Infobank Top BUMD 2022

SURAKARTA, BEREDUKASI.COM -- bank bjb kembali meraih penghargaan berkat inovasi digitalisasi serta pencapaian kinerja perseroan yang tumbuh positif di atas rata-rata perbankan nasional. bank dengan...

WOW, Pemkot Bandung Kembali Meraih Quattrick WTP

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PEMERINTAH Kota Bandung kembali mendapatkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) berupa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan persentase 80,30 persen dari Badan Pemeriksa...

Seperti Apa Sih, keseruannya ? Besok, Kota Bandung Akan Mendeklarasikan Diri Menjadi Kota Angklung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- BESOK, tepatnya 21 Mei 2022 bakal jadi hari bersejarah bagi Kota Bandung. Ya, akan ada deklarasi Bandung Kota Angklung di Balai...

Uji Coba Flyover Kopo

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- WALI Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, fly over (jembatan layang) Kopo bisa dilengkapi dengan rambu-rambu dan fasilitas lainnya. Sehingga nantinya keselamatan...

Lapor !

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PEMERINTAH Kota Bandung terus berupaya meningkatkan pengelolaan aduan masyarakat. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Peningkatan Kompetensi dan Koordinasi Admin...