22.4 C
Indonesia
Sunday, 22 May 2022

Rakyat NTT Ingin Melihat Kembali Cita-cita Pak Harto Terwujud…….!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — MUHAMAD Ludfy, Calon Legislatif Partai Berkarya, Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2, mengatakan tidak ada yang lebih indah bagi masyarakat NTT. Selain melihat putra-putri Pak Harto kompak berada dalam satu partai dan bersama berjuang meneruskan cita-cita luhur almarhum.

“Betapa ingin masyarakat NTT melihat kembali cita-cita almarhum Presiden Soeharto seperti ungkapannya yang hingga kini masih terngiang adalah indonesia tinggal landas. Indonesia Macan Asia. Dua kalimat itu masih tersimpan di belakang kepala masyarakat NTT,” ujar Muhamad Ludfy, saat ditemui di sebuah rumah di Jl Agus Salim, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sejak ditetapkan sebagai Caleg NTT 2 nomor urut 7, Ludfy berkeliling ke hampir seluruh daerah pemilihannya yang meliputi Malaka, Atambua, Kupang, So’e, Flores, Sumba Barat, Sumba Besar, Sumba Kecil, Kecamatan Wini, Kota Kefamenanu di Kabupaten Timor Tengah Utara. Hingga Desa Niki-niki di Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, untuk menyosialisasikan program Partai Berkarya dan cita-cita Pak Harto.

“Masyarakat masih belum lupa bagaimana Pak Harto, sangat peduli dengan pembangunan sektor pertanian. Saya hidup di era kepemimpinan Pak Harto dan merasakan bagaimana pertanian menjadi penggerak ekonomi nasional,” terang Muhamad Ludfy pria kelahiran Surabaya itu.

Lebih lanjut Ludfy mengatakan bahwa petani NTT hidup miskin. Ia menggambarkan sebagian besar petani NTT kesulitan mencari uang Rp.20 ribu per hari. Sungguh memprihatinkan.

Sejalan dengan kebijakan Ketua Umum Partai Berkarya yaitu Tommy Soeharto. Ludfy tidak ingin mengumbar janji kepada masyarakat. Ia memperlihatkan keberpihakannya kepada petani miskin dengan berencana mendirikan Koperasi yang menampung hasil bumi petani NTT.

“Rencananya, Koperasi membeli produk petani dengan harga layak dan memasarkannya, Partai Berkarya ingin petani merdeka dari tengkulak,” kata Ludfy.

Tommy Soeharto, masih menurut Ludfy, memperlihatkan kepedulian luar biasa untuk yang satu ini. Ia rela menunda kunjungannya ke Papua, daerah pemilihannya. Dan membina kelompok tani di sejumlah Kabupaten di NTT dan daratan Timor Barat.

Potensi NTT tidak hanya di sektor pertanian, tapi juga perikanan. Partai Berkarya, kata Ludfy, punya program untuk membantu nelayan memasarkan hasil tangkapan ikan tuna, barakuda, tenggiri dan lainnya, ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Saya akan berusaha membangun “cold storage” yang dikelola Koperasi nelayan. Bahkan, “cold storage” akan coba dibangun di tiga Kabupaten yang memiliki garis pantai Atambua, Alor, Ende dan lainnya,” kata Ludfy.

Saat ini Ludfy membantu nelayan dengan menyediakan Kapal, untuk digunakan menangkap ikan. Hasil tangkapan dibagi dua untuk nelayan dan membantu pembangunan Masjid. Gagasan lain yang coba diterapkan adalah menjual hasil tangkapan nelayan di Koperasi, dengan sistem titip jual menggunakan kupon.

“Berapa ton yang mereka jual per pekan tercatat. Koperasi juga memberi modal kerja untuk pembelian solar sampai konsumsi para nelayan selama melaut,” ungkapnya

Yang juga antusias dengan kehadiran Partai Berkarya dan Keluarga Pak Harto adalah masyarakat pedalaman NTT. Menurut Ludfy, mereka berharap bersama Partai Berkarya, NTT lebih maju di masa depan.

“Bahkan ada yang bilang Partai Berkarya lebih berguna untuk bangsa dan negara. Karena itu tugas para Caleg, harus mampu mewujudkan harapan masyarakat dengan mengubah situasi perekonomian di Dapil masing-masing,” pungkas Ludfy. (Red)

Related Articles

Yana, ‘Belajar dari Wafatnya Ibu Asih, Seluruh Faskes Harus Sigap’.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- WALI Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Untuk terus memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Pelayanan harus diberikan...

Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung, Selanjutnya ?

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- BANDUNG resmi mendeklarasikan diri sebagai 'Kota Angklung', Sabtu 21 Mei 2022. Deklarasi dibacakan oleh sejumlah tokoh angklung dan disaksikan Wali Kota...

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania Meraih Penghargaan Prestisius

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania meraih penghargaan prestisius, masuk dalam jajaran Top...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Yana, ‘Belajar dari Wafatnya Ibu Asih, Seluruh Faskes Harus Sigap’.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- WALI Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Untuk terus memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Pelayanan harus diberikan...

Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung, Selanjutnya ?

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- BANDUNG resmi mendeklarasikan diri sebagai 'Kota Angklung', Sabtu 21 Mei 2022. Deklarasi dibacakan oleh sejumlah tokoh angklung dan disaksikan Wali Kota...

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania Meraih Penghargaan Prestisius

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania meraih penghargaan prestisius, masuk dalam jajaran Top...

Meriahnya Puncak HUT bank bjb ke-61

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- bank bjb menggelar Puncak Perayaan ulang tahun ke-61 secara meriah. Dengan beragam kegiatan mulai dari Selebrasi HUT, New Experience DIGI by...

Digitalisasi Demi Memudahkan Nasabah Agar Semakin Loyal

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- bank bjb mempersembahkan New Experience DIGI by bank bjb bertepatan dengan ulang tahun bank bjb ke-61 pada 20 Mei 2022. Hal...