FeaturedRagam

Reading Corner “Seratpena” Menebarkan Semangat Membaca Bagi Masyarakat Indonesia…!

0

Bandung, BEREDUKASI.Com — MEMBACA adalah hal yang begitu penting bagi perkembangan masyarakat. Segala macam ilmu, wawasan dan kebijaksanaan biasa lahir dengan gemarnya membaca buku.

Mengingat membaca itu penting di kota Bandung, muncul Reading Corner dengan “Seratpena”. Tujuannya yaitu mengajak masyarakat agar gemar dan cinta  membaca.

“Seratpena” sendiri terbagi dalam 2 segmen yaitu untuk anak-anak dan masyarakat muda. Koleksi buku-bukunya juga bervariatif, mulai dari Humaniora, Seni Musik, Sastra dan masih banyak lagi.

Dyah Murwaningrum, salasatu “pendiri” dari “Seratpena” mengatakan, bahwa pada awalnya “Seratpena” adalah perkumpulan dari beberapa anak muda yang suka  membaca buku. Kemudian buku-buku yang mereka miliki dikumpulkan dan menjadi “Perpustakaan Mini”. Tujuannya tentu agar bisa membantu rekan-rekannya dan mahasiswa yang membutuhkan referensi, agar dapat dengan mudah untuk turut membaca.

“Pada awalnya kami difokuskan pada Sastra dan Musik. Namun pada tahun 2015, akhirnya kita memutuskan untuk turun ke anak-anak. Lalu kami membuat saduran-saduran cerita dan membuat “Performance Art” untuk anak-anak TK dan SD,” kata Dyah.

Sejak tahun 2015 juga “Seratpena” mulai membuat Forum Diskusi, “Reading Club” soal Sastra dan Musik hingga saat ini. Anggotanya bebas dan terbuka, dimana semua orang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan “Seratpena” ini. Bahkan mereka juga dapat menjadi kontributor dalam website “Seratpena”, baik tulisan berupa Artikel, Resensi Buku, Liputan Moment-moment di masyarakat dan lain sebagainya.

“Sesuai dengan tujuan kami yang ingin memberdayakan masyarakat. Khususnya dengan membaca buku. Sebab membaca itu adalah miniatur dunia, jendela bagi pengetahuan. Sementara itu seni musik dapat menghidupkan kembali nurani, membangun kesadaran dan membangkitkan kreativitas,” papar Dyah yang menerangkan bahwa ini semuamerupakan referensi bagi karya-karya baru yang akan lahir. Sebab setiap generasi berhak membangun dan menciptakan sejarahnya melalui karya.

Adapun kegiatan “Seratpena” yang lainnya, meliputi beberapa aktivitas diantaranya Diskusi Musik dan “Reading–Listening Club”, Diskusi dan Bedah Buku Sastra, Workshop tentang Sastra dan Musik, Pendokumentasian Musik. Pengenalan Musik dan Sastra pada anak. Sebab membaca dapat menginspirasi mimpi mereka dan Seni membantu sisi kreativitasnya, untuk membangun masa depan.

“Semoga “Seratpena”, dapat memberi kontribusi positif bagi Indonesia. Karena kami hadir  untuk Indonesia,” ungkap Dyah, ketika ditanya mengenai harapan “Seratpena” untuk program kedepan. (Tiwi Kasavela)

admin

“Malia” Asiknya Menjadi Pemandu Sejarah…!

Previous article

Boneka Sukajadi Industri Rumahan, Omzet Pabrikan….!

Next article

You may also like

More in Featured