21.4 C
Indonesia
Wednesday, 29 September 2021

Saat “HARGANAS” Targetkan 18.000 Akseptor KB……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — DINAS Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung. Menargetkan 18.000 Akseptor Keluarga Berencana (KB). Saat Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas). Yang diperingati tanggal 29 Juni 2020 mendatang. Hal ini merupakan bagian dari gerakan Nasional 1 juta Akseptor Se-Indonesia.

Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengaku sudah memulai menerima kembali Akseptor KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Setelah sekian lama tutup layanan, karena pandemi Covid-19. Selama wabah ini, DPPKB hanya membuka layanan Kontrasepsi Pil dan Kondom.

“Kami sementara tidak menerima pemasangan kontrasepsi jangka panjang. Kalau tidak ada keluhan, Pil dan Kondom saja yang kita fasilitasi secara langsung. Kalau ada keluhan baru kita rekomendasi untuk dilayani,” ungkap Andri, dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (25/6/2020).

Karena itu, pada momentum Harganas ini, DPPKB membuka kesempatan bagi Pasangan Usia Subur. Untuk memasang Alat Kontrasepsi demi mendukung program KB. Hal itu menjadi upaya untuk menciptakan keluarga yang berkualitas di masa depan.

Pasangan yang ingin mengikuti program ini bisa mendaftarkan diri kepada para Kader Posyandu. Setelah itu, mereka akan mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami sudah mendistribusikan Alat Kontrasepsi ke semua Faskes, jadi Insyaallah, kalau warga ingin ber-KB tidak terkendala,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kota Bandung, Sri Erna Puspita Sitepu menuturkan, hingga saat ini, penggunaan alat kontrasepsi di Kota Bandung sudah cukup baik. Setidaknya, 75% dari 365.000 Pasangan Usia Subur. telah menggunakannya. Harapannya, angka kelahiran di Kota Bandung bisa terkendali.

“Kalau di Kota Bandung bagus. Penerapan KB sudah baik, dilihat dari penggunaan KB oleh pasangan usia subur,” katanya.

Selain itu, angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) Kota Bandung berada di angka 1,97. Hal itu menunjukkan bahwa rata-rata seorang wanita melahirkan di masa suburnya adalah Dua Anak saja.

Di masa pandemi ini, tren kehamilan juga menunjukkan angka yang menurun. Namun, Sri tidak ingin cepat menyimpulkan, sebab data tersebut dinilai belum lengkap. Pada bulan Mei ini, angka kehamilan di Kota Bandung mencapai 2.210 kehamilan.

“Tren untuk kehamilan memang turun. Tetapi kami menganalisa, kemungkinan karena datanya belum semua masuk. Karena kita banyak petugas Puskesmas yang WFH, atau Posyandunya tidak jalan. Karena ibu hamil biasanya datang ke Posyandu,” tuturnya. (nur).

Related Articles

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

Dengan Hadirnya Tiga Penyanyi Pendatang Baru Berkarakter Keren, Siap Meramaikan Musik Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- SIAPA bilang wabah Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan membuat Seniman Musik mati angin dan tidak produktif. Adalah Arsya Composer, Musisi Muda...

Mancing Bersama Adalah Bentuk Ikatan Sosialisasi, Antara Pejabat dan Masyarakat

KABUPATEN TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- DALAM sebuah event pertandingan, Jabatan menjadi taruhan suatu keberhasilan. Namun dalam silaturahmi, hal itu tidak berlaku, tapi menjadi sebuah alat...