19.4 C
Indonesia
Wednesday, 23 June 2021

Saksi Ahli Tidak Datang, Hakim Kembali Tunda Persidangan Terdakwa Erna Suparto…….!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — HAKIM Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kembali menunda persidangan terhadap terdakwa Erna Suparto. Yang diduga telah menggelapkan dana Rp.1 Miliar milik Nigiyati Tan.

Penundaan terjadi lantaran Saksi Ahli yang hendak dihadirkan pihak terdakwa, tidak hadir dalam persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (9/2/2021). Akibat ketidakhadiran Saksi Ahli bernama Prof. Syaiful Bahri tersebut, Hakim memutuskan melanjutkan persidangan dengan agenda pembacaan pledoi yang diagendakan pada Kamis (11/2/2021), di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Akibatnya, Nigiyati Tan yang menjadi Pelapor atas tindakan yang dilakukan Erna. Kembali harus rela menanti lebih lama untuk dapat memastikan nasib uang yang ia harapkan kembali dari terdakwa.

“Sudah sangat lelah, karena ini seperti Lari Marathon yang berlangsung dalam waktu panjang. Namun bagaimana lagi, demi kembalinya hak tersebut, saya harus siap menjalani,” ujar Nigiyati Tan, ketika tahu persidangan atas tuntutannya itu ditunda beberapa hari ke depan.

Dijelaskan lagi oleh Nigiyati Tan, dirinya sudah membaba gelagat bahwa Erna Suparto sudah tidak mempunyai itikad baik. Untuk membayar hutangnya. Bahkan menurut Nigiyati, saat Erna punya uang, alih-alih mau membayar kewajibannya itu, Erna Suparto lebih senang menggunakan uangnya untuk menuntut balik Nigiyati Tan secara perdata.

“Dari sini saja kita tahu bahwa yang bersangkutan memang tak punya niat baik menyelesaikan masalah ini,” tandasnya.

Sementara Robin Susanto SH yang menjadi pengacara Erna Suparto menjelaskan, pihaknya tak bisa menghadirkan Prof Syaiful Bahri yang akan bertindak sebagai Saksi Ahli bagi Erna, lantaran persoalan teknis yang dialaminya.

“Saat ini beliau sedang berada di Surabaya dan tidak bisa dihadirkan walau secara online, “ujar Robin.

Dirinya menjelaskan pada agenda sidang mendatang yang mengacarakan pembacaan pembelaan pihak terdakwa, alias pledoi. Dirinya tetap akan meminta Hakim untuk mengembalikan status Perkara ini dari Pidana menjadi Perkara Perdata.

“Karena ini pada awalnya masalah Bisnis, namun karena kondisi Ekonomi yang kurang bagus. Membuat klien kami, tidak bisa menyelesaikan kewajibannya,” ujar Robin.

Erna Suparto sendiri terancam hukuman penjara selama 4 tahun akibat kasus hukum yang didakwakan padanya yaitu melakukan penggelapan uang sebesar Rp.1 miliar milik Nigiyati Tan. Ancaman kurungan tersebut menanti setelah gugatan Perdata-nya ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Proses Hukum yang tadinya berjalan secara Perdata, berubah menjadi masalah Pidana.

Adapun menurut jaksa penuntut umum Lina Hendraswari, salasatu sebab yang membuat Erna harus menghadapi masalah ini. Lantaran tidak mampu menghadirkan bukti yang membenarkan dirinya tidak melakukan pengggelapan atau penipuan.

“Pihak terdakwa tidak dapat memberikan bukti Slip Transferan yang Asli. Hanya lampirannya saja. Makanya saya mau masukan dalam tuntutan. Mereka muter-muter ngomongnya. Jadi ya memang terbukti secara sah dan meyakinkan.

“Telah melakukan penggelapan dan penipuan. Ancaman pidananya itu bisa empat tahun karena kena pasal 372 dan 378,” sebut Lina tentang kasus terdakwa Erna Suparto. Yang saat ini sedang berada dalam tahanan, setelah gugatan Perdata nya untuk kasus ini ditolak di PN Jakarta Selatan. (***).

Related Articles

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEORANG nasabah bank bjb di Bandung, Sisca Wuri, mengaku sudah lega karena telah mengganti Kartu ATM/Debet magnetik miliknya menjadi kartu baru...

Kontradiksi Seputar Penentuan Jenazah Sebagai Pasien Covid-19…….!

Pakar Ungkap : Tiga Kategori Kasus Yang Harus Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19.Bandung, BEREDUKASI.Com -- PAKAR Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran Bandung, Irvan Afriandi menyatakat...