19.4 C
Indonesia
Wednesday, 23 June 2021

Sasaran Vaksinasi Tahap II Diantaranya Pekerja Publik……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — PEMERINTAH Kota Bandung masih menyelesaikan Dosis Ke-Dua Vaksinasi Covid-19 tahap I. Selain itu, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan Vaksinasi tahap II.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara. Usai Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Rapat Tata Praja, Balai Kota Bandung, Rabu 17 Februari 2021.

“Kita masih di Tahap I, menyelesaikan Dosis Ke-Dua untuk SDM Kesehatan dan Sasaran tambahan untuk usia di atas 60 tahun. Hal ini sesuai dengan perluasan sasaran dan juga ketersediaan Vaksin,” ujar Ahyani.

Ahyani menjelaskan, prinsip pelaksanaan Vaksinasi di Kota Bandung berdasarkan kepastian sasaran dan ketersediaan Vaksin. Hal ini ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

“Itu yang selalu jadi pegangan kita. Selanjutnya kita masih menunggu arahan dimulainya Tahap II,” ujarnya.

Perlu diketahui, Pemerintah masih mempersiapkan teknis pelaksanaan Vaksinasi Tahap II. Mulai dari persiapan fasilitas kesehatan, pola vaksinasi, hingga strategi percepatan vaksinasi jika diperlukan. Percepatan Vaksinasi misalnya dilakukan secara Masal.

“Persiapannya nanti, misalnya ada yang di Klinik, di Rumah Sakit, ada juga yang kita Mobile mendekati sasaran. Ada yang ke Pasar, ada yang ke Kantor-kantor kalau BUMN, ataupun kesatuan yang memiliki fasilitas kesehatan,” jelas Ahyani.

Sasasan Vaksinasi Tahap II merupakan kelompok masyarakat yang memiliki Interaksi Tinggi, sehingga rentan terkena Virus Covid-19.

Sasaran Vaksinasi Tahap II di antaranya Pekerja Publik seperti Pendidik, Pegawai Pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, Pelayan Publik seperti BUMN, Wartawan dan lainnya.

Walaupun tercantum dalam penerima Vaksinasi Tahap II, jumlah penerima vaksinasi akan ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Ahyani menegaskan penetapan sasaran dan jumlah penerima Vaksinasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan Vaksin dari Pusat.

“Jadi (Yugas) kita adalah mendapatkan sasaran, mendapatkan vaksinnya dan melaksanakan vaksinasinya,” tuturnya. (mar).

 

Related Articles

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEORANG nasabah bank bjb di Bandung, Sisca Wuri, mengaku sudah lega karena telah mengganti Kartu ATM/Debet magnetik miliknya menjadi kartu baru...

Kontradiksi Seputar Penentuan Jenazah Sebagai Pasien Covid-19…….!

Pakar Ungkap : Tiga Kategori Kasus Yang Harus Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19.Bandung, BEREDUKASI.Com -- PAKAR Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran Bandung, Irvan Afriandi menyatakat...