22.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 September 2022
spot_img

SDN 113 Banjarsari Bandung “Mewujudkan Siswa Berbudi Pekerti Luhur” ….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — LUAS dan teduh, itulah kesan ketika menginjakkan kaki di kompleks SDN 113 Banjarsari Bandung yang terletak di Jl. Merdeka No 22.

Sekolah yang memiliki visi “Berbudi pekerti luhur, cerdas dalam berpikir, berwawasan lingkungan, berteknologi dengan berlandaskan iman dan takwa” ini. Membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa, melalui penanaman nilai-nilai religi dan budi pekerti yang terintegrasi dengan semua mata pelajaran.

Hamka Jaenudin, Wakil Kepala Sekola, bidang kesiswaan ini menerangkan. Bahwa untuk menjadi sekolah yang unggul sesuai visi metode pembelajaran juga menggunakan PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan). Kemudian menciptakan suasana KBM yang kondusif melalui pendekatan lingkungan, pengadaan, pembenahan dan perbaikan sarana dan prasarana yang menunjang proses pada saat proses belajar mengajar.

“Kami juga berusaha meningkatkan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis pada akar budaya. Serta mengembangkan potensi  siswa melalui pemberdayaan kegiatan pengembangan diri dan ektrakulikuler,” jelas Hamka.

Adapun berbagai macam kegiatan ektrakulikuler yaitu Taekwono, Karate, Vokal, Seni Tari, Senam dan Renang.

“Kami juga aktif dalam lomba O2SN, baik ditingkat Kota maupun Provinsi dan beberapa kali peserta didik kami, berhasil meraih Juara. Semoga kedepannya dapat berlanjut hingga ke tingkat Nasional. Dan terus mempertahankan prestasi yang ada,” ulasnya.

Selain Pramuka dan Paskibra, siswa pun melakukan kegiatan  pembiasaan rutin. Seperti Shalat Dhuha bersama, sebagai latihan  kedisiplinan dan implementasi pendidikan karakter. Ditambah dengan pembiasaan Literasi atau membaca buku.

“Perihal lingkunganpun tidak luput dari perhatian kami, bagaimana para peserta didik dapat menjaga  kebersihan. Dan membuat mereka betah juga nyaman di sekolah, dengan cara mendidik yang sesuai dan jangan sampai melanggar hak anak-anak,” ungkap Hamka.

Selain menjadi sekolah inklusif, sekolah yang dipimpin oleh Siti Aisyah Rosadah ini. Kerap mengadakan percepatan kelas yang bekerjasama dengan psikolog. Untuk proses seleksi yang diadakan saat siswa menginjak kelas 3 dan 4.

“Kami mengadakan percepatan dua tahun sekali, agar peserta didik yang memiliki kemampuan  akademik yang baik dapat dan tersalurkan,” jelas Hamka.

Dibidang olah raga SDN 113 Banjarsari Bandung pun mengadakan acara “Banjarsari Cup” yang merupakan merupakan perlombaan Bola Voli mini tingkat Kota Bandung dan Catur tingkat Provinsi untuk  mendukung para Atlit Muda. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU