28.4 C
Indonesia
Friday, 30 July 2021

Setiap Hari Tiga Tim Ditugaskan Untuk Melaksanakan Operasi AKB……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung kembali menggelar operasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat. Operasi ini merupakan bagian dari diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung.

“Kami menyasar Kecamatan dengan kasus Covid-19 tertinggi ditambah dengan Kecamatan dengan jumlah pelanggaran terbanyak pasa masa perketatan AKB lalu,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Senin (7 Desember 2020).

Sebanyak 18 Kecamatan menjadi sasaran untuk operasi, yaitu Kecamatan Cibeunying Kidul, Coblong, Cicendo, Bojongloa Kidul, Babakan Ciparay, Bandung Kulon, Bojongloa Kaler, Astanaanyar, Andir, Regol, Sumur Bandung, Mandalajati, Ujung Berung, Panyileukan, Cibiru, Kiaracondong, Lengkong dan Kecamatan Cibeunying Kaler.

“Setiap hari ada Tiga Tim yang ditugaskan ke tiga kecamatan untuk melaksanakan operasi. Untuk mengecek protokol kesehatan yang diterapkan oleh masyarakat. Khususnya dalam hal penggunaan masker,” ujar Rasdian.

Ia berharap, kegiatan yang dilakukan bersama dengan jajaran TNI, Polri serta kewilayahan tersebut dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

“Terpenting, bagaimana kesadaran masyarakat bisa ditingkatkan. Masker sudah menjadi sebuah keharusan dan wajib.”

“Ingat kalau keluar rumah pakai selalu maskernya, digunakan dengan benar dan bukan disimpan di kantong baju atau celana,” imbau Koordinator Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Tm Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenteraman, Keteriban Umum dan Dukungan Logistik Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendi menjelaskan, pada hari pertama operasi AKB yang diperketat, petugas menjaring 100 Pelanggar.

Ada tiga Kecamatan yang disasar, yaitu Kecamatan Cibeunying Kidul, Coblong dan Kecamatan Cicendo. Sebanyak sembilan dari 100 pelanggar membayar denda administrasi masing-masing sebesar Rp.50.000,-.

Sedangkan 91 Pelanggar lainnya diberikan sanksi sosial, diantaranya memungut sampah, menyapu lokasi operasi, melafalkan Pancasila hingga melaksanakan push up bagi yang fit.

“Hukuman yang diberikan melihat beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat di lapangan. Ada yang tidak bawa sama sekali dengan alasan lupa, ada juga yang disimpan di kantong jaket, celana atau bagasi motor,” tambahnya.

Camat Coblong, Krinda Hamidipraja mengapresiasi atas kegiatan operasi yang dilakukan di wilayah kerjanya.

“Coblong itu konfirmasi positifnya tinggi. Sekarang kita urutan nomor 2 di Bandung. Terlebih saat ini, sudah banyak mahasiswa dari luar yang kembali ke Bandung,” katanya.

“Ada 7 Perguran Tinggi disini, baik negeri maupun swasta. Karenanya aktivitasnya cukup padat. Kita perlu terus meningkatkan kesadaran masyarakat dengan pengawasan semacam ini,” ucap Krinda.

Kawasan Terminal Dago yang terletak di RW 02 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, lanjut dia, dipilih sebagai sasaran operasi AKB yang diperketat.

“Kalau dilihat dari peta sebarannya, di RW 02 ini ada sembilan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Belum lagi ini daerah perbatasan. Makanya kita beri perhatian khusus kali ini,” tegasnya.

Salaseorang pelanggar, B (18) yang juga warga RT 02/RW 03, Kelurahan Cigadung mengaku lupa mengenakan masker. Saat hendak ke rumah salaseorang teman.

“Tadi mikirnya dekat, jadi lupa,” katanya yang berjanji akan terus menggunakan masker saat bepergian. (Ris),

 

 

Related Articles

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

Xtraordinary Vaksin Persembahan SCTV Di Usia Yang Ke-31……..!

Jembatan Asa Dan Kejutan Bayi SCTV Kembali Jadi Bagian Perayaan HUT Ke-31 Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SELAMA 31 tahun SCTV telah hadir mewarnai dunia pertelevisian tanah...

27 Juta Warga Jawa Barat Belum Di Vaksinasi, Gubernur Menunjuk Kadisdik Jabar Menjadi Ketua Percepatan Vaksinasi Di Jabar……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PROVINSI Jawa Barat termasuk Provinsj yang lambat melaksanakan Vaksinasi kepada warganya, dari sekitar 50 juta penduduk Jawa Barat baru 45 %...