26.4 C
Indonesia
Saturday, 25 June 2022

Teknologi Persinyalan Indonesia Raih Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018……..!

Singapura, BEREDUKASI.Com – TEKNOLOGI Persinyalan Indonesia Raih Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018 Kategori Proyek. Pada ajang CAFEO 2018 atau Conference of The ASEAN Federation of Engineering Organisations ke-36. Yang diselenggarakan di Resorts World Sentosa, Singapura tgl 12 s/d 14 November 2018. Adalah Len Electronic Interlocking yang merupakan produk andalan PT Len Industri (Persero) di bidang persinyalan kereta api.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin dan disaksikan oleh Menteri Negara, Nasional Development & Ketenagakerjaan Singapura Zaqy Mohamad dan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Rabu malam (14/11/18). Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award, merupakan sebuah pengakuan prestasi rekayasa yang luar biasa. Kepada organisasi atau individu yang bertanggung jawab untuk proyek rekayasa di kawasan ASEAN.

Event tahunan CAFEO-36, dihadiri oleh sekitar 1000 Insinyur lebih yang terdaftar di 24 negara. Dengan mengusung tema Engineering Rail Connectivity and Fostering Excellence in Engineering Education. CAFEO merupakan hasil afiliasi antara ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) dan  Federation of Engineering Institutions in Asia & Pacific (FEIAP). Serta dituan rumahi secara bergantian oleh 10 negara ASEAN. Indonesia dalam ajang ini diwakili oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin menjelaskan, “Semoga produk kita dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Bagi kemajuan sarana transportasi di Indonesia, bahkan di level Internasional. Terima kasih kepada PII (Persatuan Insinyur Indonesia) yang sudah selalu mendukung kita. Kita mendapatkan penghargaan ini, setelah Len Electronic Interlocking masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia 2007-2017 yang diterbitkan oleh PII. Di ajang CAFEO ini juga 20 personil PT Len Industri dan PT Len Railway Systems kemarin menerima sertifikasi ASEAN Engineer Register (AER).”

Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana S. menambahkan, “Kita sudah berkecimpung dalam teknologi perkeretaapian sejak era tahun 80-an. Hingga kini satu-satunya perusahaan di dalam negeri maupun ASEAN yang mampu menghasilkan produk persinyalan sendiri. Kini saatnya kita “Go Regional”, setelah Bangladesh saya harap kita bisa masuk di Filiphina”.

Implementasi pertama Len Electronic Interlocking dilakukan di Stasiun Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Pada tahun 2004 yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan saat itu. Selanjutnya PT Len Industri, berhasil menerapkan Len Electronic Interlocking di Jalur Utara Pulau Jawa Cirebon-Surabaya. Sepanjang 433 Km melintasi lebih dari 54 stasiun dengan sistem telekomunikasi Fiber Optic. Peresmian di Slawi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya perkembangan produk persinyalan kereta api dalam negeri.

Bagi PT Len Industri, sebenarnya ada 2 produk lagi yang masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia yaitu IPP PLTS Kupang 5 MWp dan produk pertahanan CMS (Combar Management System) yang sudah diterapkan di 8 buah Kapal KRI. (Red)

Related Articles

Dugaan Korupsi Dana Hibah Taman Pramuka, Statusnya Sudah Naik Dari Penyelidikan ke Penyidikan

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – AKTIVIS Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) Agus Satria, menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jl. LL. RE. Martadinata, Jumat, 24 Juni...

ATM Beras, Entaskan Kemiskinan

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEMASA Pandemi Covid-19, angka stunting di Kota Bandung pada 2021 mencapai 8,93 persen. Padahal, sebelumnya pernah menyentuh 6 persen lebih. Untuk menekan...

Jembatan Gantung Simpay Asih, Yang Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Dua Desa

PANGANDARAN, BEREDUKASI.COM -- JEMBATAN Gantung Simpay Asih yang merupakan akses utama Desa Batukaras dengan Desa Cijulang di Kabupaten Pangandaran, telah diresmikan penggunaannya oleh Wakasad...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Dugaan Korupsi Dana Hibah Taman Pramuka, Statusnya Sudah Naik Dari Penyelidikan ke Penyidikan

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – AKTIVIS Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) Agus Satria, menggeruduk Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jl. LL. RE. Martadinata, Jumat, 24 Juni...

ATM Beras, Entaskan Kemiskinan

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEMASA Pandemi Covid-19, angka stunting di Kota Bandung pada 2021 mencapai 8,93 persen. Padahal, sebelumnya pernah menyentuh 6 persen lebih. Untuk menekan...

Jembatan Gantung Simpay Asih, Yang Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Dua Desa

PANGANDARAN, BEREDUKASI.COM -- JEMBATAN Gantung Simpay Asih yang merupakan akses utama Desa Batukaras dengan Desa Cijulang di Kabupaten Pangandaran, telah diresmikan penggunaannya oleh Wakasad...

Akhirnya Rahasia Sukses Diungkap Sekda Kota Bandung 

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan bahwa sebuah komitmen dibarengi disiplin akan menghasilkan kesuksekan. Apalagi dalam mengemban Jabatan, hal tersebut...

Unik Memang ! Pameran Hewan di Tengah Area Terbuka Mal

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- MASA liburan sekolah telah tiba. Sejumlah Orangtua, tentu ingin membawa anak-anaknya untuk berlibur. Salasatu pilihan yang bisa dicoba yaitu Wisata Edukasi di...