23.4 C
Indonesia
Sunday, 29 January 2023
spot_img

Tidak Miliki Kasus Kredit, bjb syariah Raih Penghargaan Service Excellence Awards 2019

Jakarta, BEREDUKASI.Com — Sebagai bank syariah pertama di Indonesia yang memiliki reputasi dan kinerja positif tanpa kasus kredit, bjb syariah selalu hadir untuk memberikan pelayanan perbankan syariah terbaik dan menjadi Mitra Amanah Usaha Maslahah bagi Sobat Maslahah.⁣⁣

Kerja keras yang selama ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik telah terbukti saat bjb syariah mendapatkan penghargaan baru-baru ini dari Infobank 16th Banking Service Excellence Awards 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada bulan Juni 2019.

bjb syariah sebagai bank tanpa kasus kredit, mendapat amanah berupa penghargaan peringkat 2 sebagai Best Telephone Shariah Commercial Bank. Penghargaan tersebut adalah penghargaan prestisius bagi bjb syariah yang menargetkan perolehan laba tahun 2019 sebesar 50 miliar karena diberikan kepada 29 bank yang merupakan bank ternama di Indonesia baik  umum maupun syariah.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank bekerjasama dengan Marketing Research Indonesia (MRI) sebagai bentuk apresiasi kepada bank-bank yang telah berhasil memberikan layanan terbaik (service excellence) kepada nasabahnya serta berhasil meningkatkan peran teknologi dalam menunjang keselarasan antara front stage dan back stage.

Direktur Biro Riset Infobank Eko B. Supriyanto menjelaskan, ke-29 bank yang berhasil memberikan servis terbaik kepada nasabahnya itu, dalam pandangan Biro Riset Infobank, adalah bank-bank yang siap menghadapi shifting dari layanan konvensional ke digital.

“Di zaman electronic and digital banking seperti sekarang ini, setidaknya bank harus bisa melayani lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih aman. Maka dari itu, service quality diarahkan  kepada empat hal tersebut. Itulah yang membedakan dengan financial technology,” kata Eko beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, ke depannya, servis secara fisik perlu reorientasi dengan terjadinya perubahan perilaku dan ekspektasi customer milenial.

“Kita tidak bisa bertumpu pada paradigma lama,” ujarnya. ***

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU