22.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 September 2022
spot_img

UIN SGD Bandung Terima Kunjungan UIN Jakarta Tentang Aplikasi & Server CBT…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com  —  UNDANG Syarifuddin, M.Kom Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data ( PTIPD) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, bersama Dra. Hj. Dina Mulyanti, M.Pd, Kepala Bagian Akademik, Dr. M. Erihadiana, M.Pd Staf Ahli Wakil Rektor I Bidang Akademik.

Beberapa waktu lalu menerima kunjungan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di gedung Lecture Hall Kampus I, Jl. A. H. Nasution, Cibiru, Kota Bandung.

Rombongan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dipimpin oleh Drs. Khoirudin, MM Kepala Biro Administrasi Akademika Kemahasiswaan dan Kerjasama (A2KK), Drs. Edy Suandi Kepala Bagian Akademik, M. Yusuf, S.Ag Kepala Subbag Informasi Akademik, Supardi, S.Kom dan Imron Fauzi, S.Kom Koordinator Development Sistem Pustipanda.

Khoirudin menjelaskan bahwa, “Kehadiran saya dan rombongan dari UIN Jakarta berkunjung ke UIN Bandung. Untuk belajar sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur Mandiri yang menggunakan CBT. Kita tidak usah merasa malu untuk terus belajar dari orang lain dan perguruan tinggi di bawah Kemenag. Termasuk dalam urusan CBT mulai dari peninjauan aplikasi sampai server CBT,” tuturnya.

CBT adalah peninjauan aplikasi dan server Computer Based Test. Khoirudin, MM menuturkan sejak tahun akademik 2017/2018 UIN SGD Bandung telah menerapkan sistem CBT dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur Mandiri.

“Sebagai kampus pertama di lingkungan PTKIN yang menggunakan CBT dari tahun 2017. Di era digital yang menuntut semuanya serba menggunakan teknologi,” jelasnya.

Pihaknya mengaku memilil rencana bahwa UIN Jakarta baru tahun ini, menggunakan CBT dan masih memakai sistem PBT. Pihak UIN SGD Bandung sangat mengapresiasi atas kunjungan peninjauan aplikasi dan server Computer Based Test (CBT) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima calon mahasiswa baru melalui melalui 5 Jalur. Terdiri dari 4 Jalur Nasional dan Jalur Mandiri.

Keempat Jalur Nasional Pertama, SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), Kedua, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Ketiga, SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Keempat, UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).

Untuk Jalur Mandiri melalui : Pertama, Ujian Mandiri dengan sistem CBT (Computer Based Testing), Ke-Dua, Jalur Khusus Tahfidz Al-Qur’an (minimal 5 Juz), dan Ke-Tiga, Jalur Prestasi Seni dan Olahraga. 

Dr. M. Erihadiana, M.Mp menuturkan dalam PMB Jalur Mandiri dengan Sistem CBT dan Jalur Khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Quran minimal 5 Juz. Dan yang memiliki Prestasi di bidang Seni, Olahraga atau yang lainnya minimal tingkat Provinsi.

“Pada tahun lalu, jumlah mahasiswa melalui jalur Tahfidz terus meningkat. Dalam pendaftaran semua prosesnya dilakukan secara online, termasuk jalur Tahfidz calon mahasiswa tinggal memilihnya dengan melampirkan Sertifikat Hafalan Al-Quran minimal 5 Juz,” pungkasnya.

Di akhir acara kunjungan rombongan UIN Syarif Hidayatullah meninjau lokasi server CBT di lantai II dan tempat tes CBT di gedung Lecture Hall. (MIF)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU