
Apresiasi Cita Rasa Kuliner Lokal, Akhirnya Yatti Surachman Buka Kedai Seblak dan Ayam Penyet Gacorr di Cipayung
JAKARTA, BEREDUKASI.COM – ARTIS Senior Yatti Surachman, meresmikan pembukaan Kedai Seblak Prasmanan dan Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorr di Jalan Buni Raya, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya operasional kedai yang mengusung sajian kuliner rumahan dengan cita rasa khas.
Sebelum prosesi peresmian, Yatti mengucapkan doa dan harapan agar usaha kuliner tersebut mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi pemilik maupun masyarakat sekitar.
“Dengan mengucap Bismillah dan berharap berkat dari Tuhan, saya resmikan Kedai Seblak dan Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorr. Semoga usahanya laris, berkembang, dan suatu saat memiliki gedung yang lebih besar,” ujar Yatti.
Dalam kesempatan itu, aktris yang masih aktif membintangi berbagai film dan sinetron tersebut mengaku terkesan dengan cita rasa menu yang disajikan. Menurutnya, ayam penyet sambal hijau maupun seblak di kedai tersebut memiliki karakter rasa yang berbeda.
“Saya sudah mencicipinya. Rasanya enak, pas di lidah, dan memang punya ciri khas tersendiri,” katanya.
Yatti juga mengungkapkan pengalaman yang cukup unik. Selama ini ia bukan penikmat seblak dan kerap menolak saat ditawari makanan tersebut. Namun, setelah mencicipi Seblak Prasmanan Gacorr, pandangannya berubah.
“Biasanya saya selalu menolak kalau ditawari seblak. Tapi setelah mencoba di sini, ternyata rasanya berbeda dan saya jadi suka,” ungkapnya.
Pemilik Kedai Seblak Prasmanan dan Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorr, Maria Magdalena Buyil, mengaku bersyukur karena pembukaan usaha yang dirintisnya mendapat dukungan langsung dari artis yang selama ini menjadi idolanya.
“Saya tidak pernah membayangkan Mbak Yatti Surachman bersedia datang dan meresmikan kedai kami. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas rasa dan pelayanan,” ujar Maria.
Sementara itu, CEO Kuliner Gacorr Group, Sutrisno Buyil, mengatakan pembukaan kedai di lokasi baru merupakan langkah untuk mengembangkan usaha keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, usaha kuliner dipilih sebagai salah satu bentuk diversifikasi di tengah tantangan industri media yang terus berubah.
“Saya ingin mendukung istri untuk mengembangkan usaha kuliner dengan resep buatannya sendiri. Harapannya, usaha ini bisa terus berkembang, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi penopang ekonomi keluarga di masa depan,” kata Sutrisno.
Kehadiran Kedai Seblak Prasmanan dan Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorr di kawasan Munjul, Cipayung, diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang mencari sajian kuliner dengan cita rasa khas, sekaligus memperkuat geliat usaha mikro di Jakarta Timur. (Byl).




