22.4 C
Indonesia
Friday, 12 August 2022
spot_img

Irham “Duta Dirgantara Lanud Atang Sandjaja Bogor 2017” Bermanfaat, Berproses dan Mengaktualisasikan Diri…..!

Bogor, BEREDUKASI.Com — MENJADI bermanfaat dan terus berproses serta meningkatkan kualitas diri. Rupanya hal yang senantiasa dipegang teguh oleh pemuda tampan kelahiran Bogor, 22 November 1995 yang bernama lengkap Muhammad Irham Luthfi atau yang biasa di sapa “Irham”.

Semangat dan usahanya itu yang mengantarkannya pernah menjadi Juara 3 Nasional Div. Sekolah Grand Prix Marching band tahun 2010, Juara 6 Div. Utama Grand Prix Marching Band tahun 2012, Juara 6 Div Utama Grand Prix Marching Band tahun 2014, Ambassador Internasional Java Jazz Festival Marching Band tahun 2014, Juara 3 Nasional Brass Ensemble BMBC ( Bandung Marching band CHAMPIONSHIP) tahun 2015, Duta Mahasiswa Putra 1 Kota Bogor tahun 2016, Duta Mahasiswa Jawa barat tahun 2016 , Jajaka Photogenic Kota Bogor tahun 2016.

Duta dirgantara Lanud Atang Sandjaja Bogor 2017 ini,  mengaku bahwa ia hobi berolahraga dan berorganisasi.

“Karena dengan berorganisasi, saya selalu mendapatkan tantangan baru dalam berproses. Semakin mau berproses, maka akan semakin banyak tantangan dan masalah yang akan dilalui untuk dijadikan pengalaman,” terang penggemar warna hijau, hitam, biru dan ungu.

Penyuka Sate Maranggi dan Kebab dan memiliki motto hidup “Jangan takut dihinakan, karena yang tinggi pun belum tentu dimuliakan”.

Kini Irham juga dipercaya untuk mengelola sebuah yayasan pendidikan di Lebak Banten yaitu Yayasan Fatahillah.

“Sangat menyenangkan, karena menurut saya mengabdi untuk mencerdaskan dan mendidik itu. Sangat lebih bermanfaat dibanding sukses hanya untuk diri sendiri dan keluarga,” terang lelaki yang memiliki tinggi 175  cm.

Mahasiswa  Universitas Ibn Khaldun Bogor, jurusan Ekonomi Manajemen semester VIII ini. Sekarang tengah mempersiapkan rencana jangka pendek, menengah dan panjang untuk mengelola Yayasan Pendidikan dan Berorganisasi.

“Untuk tokoh idola saya yaitu Ir. Soekarno, karena beliau merupakan Tokoh Proklamator yang berperan sangat besar, bagi kemerdekaan negara Indonesia. Dan saya juga sangat termotivasi dengan gaya kepemimpinannya yang sangat luar biasa,” ungkap bungsu dari dua bersaudara.

Sedangkan untuk yang selalu menginspirasinya, Irham mengaku bahwa kedua orangtuanya. Sosok yang tidak pernah lelah untuk memberikan peluang bagi anak-anaknya untuk masalah pendidikan dan pengalaman. Sehingga memiliki peran besar pagi impian dan kerja kerasnya.

“Bagi saya, hidup adalah suatu pembelajaran yang nilainya tidak akan bisa disamakan, ketika kita di sekolah dan ketika kita kuliah. hidup lebih luas dari itu, banyak pembelajaran hidup yang mungkin tidak dapat ditemukan di sekolah. Bahkan di perkuliahan, banyak kejutan dalam kehidupan ini. Karena hidup bukan perkara seperti pelajaran matematika yang satu tambah satu sama dengan dua. Tapi hasil dari pelajaran hidup, bisa lebih dari akal nalar seseorang,” ungkapnya penuh semangat.

Irham juga mengatakan bahwa hal yang selalu membuatnya termotivasi. Adalah ketika melihat orang lain yang hidupnya jauh dari  berkecukupan. Namun masih bisa tersenyum, tanpa mengeluh dan selalu bersemangat dengan harapan hari esok akan jauh lebih baik dari hari kemarin.

“Terakhir, saya juga ingin menyampaikan bahwa jangan pernah takut untuk berhenti berproses. Karena proses membuat kita yang terbentur menjadi terbentuk. Yakinlah sesuatu yang di impikan, akan sampai pada waktunya. Yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu lalu implementasikan melalui amal. Sehingga jadilah seseorang yang bermanfaat bagi orang lain,” tutupnya sore itu di salasatu sudut kota Bogor. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU