27.4 C
Indonesia
Saturday, 23 October 2021

Menurut Roso Daras, Keputusan BPOM Melabeli Kemasan Plastik No.7 Sudah Tepat

JAKARTA, BEREDUKASI.Com — KETUA Umum JPKL (Aliansi Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan), Roso Daras menyayangkan pernyataan Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Yang seakan menyalahkan pihak BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Menurut Roso Daras, keputusan BPOM untuk melabeli kemasan plastik No.7. Seperti Galon Guna Ulang Polikarbonat dan kemasan makanan dan minuman lainnya sudah tepat. Plastik No.7 adalah kategori kemasan yang mengandung zat BPA yang tidak boleh dikonsumsi oleh Usia Rentan yaitu Bayi, Balita dan Ibu Hamil.

Roso Daras, mengutip Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label pangan olahan, yang antara lain isinya. Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan : Menimbang : a) Bahwa pemberian label pangan olahan bertujuan. Untuk memberikan informasi yang benar dan jelas kepada masyarakat. Tentang setiap produk pangan olahan yang dikemas sebelum membeli dan atau mengonsumsi pangan olahan.

Sedangkan menurut SNI 3553 – 2015 Air Mineral yang merupakan revisi SNI 01- 3553-2006 Air minum dalam kemasan Standar ini. Dirumuskan dengan tujuan salasatunya adalah (1). Melindungi kesehatan dan kepentingan konsumen dan (2).Menjamin perdagangan pangan yang jujur dan bertanggung jawab.

‘Jadi upaya BPOM memberi label pada Kemasan Plastik No.7 yang mengandung zat BPA sudah sesuai aturan. Bahkan sesuai amanat SNI Air Mineral. Juga sesuai peraturan BPOM no 31 tahun 2018,’ terang Roso Daras, kepada wartawan Di Jakarta, Jum’at (17 September 2021).

Negara maju seperti, Canada, negara bagian Amerika, Austria, Belgium, Denmark, Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya. Terang Roso Daras, telah melabeli kemasan BPA. Bahkan melarang sama sekali penggunaan Kemasan Plastik No.7 Polikarbonat yang mengandung zat BPA.

Rencana adanya Labelisasi pada Kemasan Plastik No.7 yang mengandung zat BPA, tambahnya, bukannya tergesa-gesa, tetapi cenderung lambat.

‘Sebab segala hal menyangkut kesehatan konsumen apalagi buat Bayi, Balita dan Janin harusnya disegerakan. Demi melindungi Bayi dan Anak–anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa,’ papar Daras.

Apalagi menyangkut usulan Pelabelan pada Galon Guna Ulang agar tidak dikonsumsi Bayi, Balita dan Ibu Hamil. Juga sudah disampaikan kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

‘JPKL sudah berkirim surat ke Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin. Tapi jangankan dibalas, dikabari saja tidak. Pejabatnya seakan tidak Tune In terhadap bidang yang dihadapi. Terkaget-kaget dengan dinamika langkah BPOM yang sigap,’ ujarnya.

Menurut Roso, Pejabat tersebut tidak mengikuti perkembangan di masyarakat. Termasuk mengikuti perkembangan dunia kesehatan yang berkaitan dengan bahan baku untuk keperluan Industry. Dimana bahan baku tersebut saat ini, sedang dikaji terkait dengan peraturan pelabelan terhadap Kemasan Plastik yang mengandung zat BPA.

Apalagi di beberapa negara maju Eropa, Amerika dan Asia telah mengatur ketat zat BPA ini.

‘Selain itu sudah berbagai pihak yang mendesak BPOM, agar Melabeli Galon Guna Ulang. Sehingga tidak dikonsumsi oleh Bayi, Balita dan Ibu Hamil. Karena dapat mengganggu kesehatan dikemudian hari,’ ungkap Roso Daras.

Menurut Roso Daras, Pemberian Label pada Kemasan Plastik dengan Kode No.7 yang mengandung zat BPA, hampir sama seperti yang sudah dilakukan pada Produk Susu Sental Manis dan Produk Rokok.

‘Jadi jangan menyikapi terlalu berlebihan seolah JPKL meminta menarik atau melarang peredaran Kemasan Plastik dengan kode No.7 yang mengandung zat BPA dari peredaran. Konsumen hanya menginginkan adanya Label Peringatan Konsumen yang informatif,’ tandas Roso Daras.

Selain itu, masing-masing pihak bekerja sesuai tupoksinya. BPOM memang sebagai regulator. Tidak ada yang salah apa yang akan diputuskan BPOM. BPOM terdiri dari orang-orang yang kapabel untuk mengurus Peredaran Obat-obatan, makanan dan minuman, tentu sudah dipertimbangkan secara matang.

Selama ini BPOM juga melakukan koordinasi dengan Instansi Pemerintah. Terkait dan Ilmuwan Peneliti Terbaik untuk langkah-langkah yang harus dilakukan.

‘Jadi saya melihat Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin yang tidak mengikuti dengan seksama, proses usulan Pelabelan sudah lama dan bukan oleh JPKL saja yang menyuarakan,’ tegas Roso Daras. (Eddie Karsito).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung. 'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali, Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok. Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung. 'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali, Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok. Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun. Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 57915 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 66388 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 112351 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 125 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 200537 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 451022 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 86832 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 23880 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 1146 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 599 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Warning: file_put_contents(): Only 0 of 58 bytes written, possibly out of free disk space in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 170

Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/home/beredukasi9/public_html/wp-content/litespeed/js/1d061d2599f8b0cb6eccb91361615119.js.tmp): failed to open stream: No such file or directory in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:112 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler(2, 'md5_file(/home/...', '/home/beredukas...', 112, Array) #1 /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(112): md5_file('/home/beredukas...') #2 /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(767): LiteSpeed\Optimizer->serve('https://bereduk...', 'js', true, Array) #3 /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(351): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url(Array, 'js') #4 /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(231): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /home/beredukasi9/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(292 in /home/beredukasi9/public_html/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 112