21.4 C
Indonesia
Saturday, 25 September 2021

New Normal……! Oleh : Althiffa Zahra Dzakiyyah. Pelajar : IX B SMP Negeri 50 Bandung.

Bandung, BEREDUKASI.Com — HARI demi hari ku lewati, tak terasa sudah 6 bulan pandemi Covid-19 di Indonesia berlangsung. Virus yang berawal dari sebuah Kota di China, tak kusangka bisa meluas secepat ini hingga mendunia.

Rasanya, 6 bulan yang lalu aku masih bisa melepas tawa bersama teman-temanku. Sempat terlintas ingin bepergian namun, film terakhir yang ku tonton masih terbayang-bayang dalam pikiranku, “Contagion” judul film itu.

Film yang menceritakan tentang wabah yang disebabkan oleh Virus di suatu negara dan menyebar melalui udara yang dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya. Kurang lebih ceritanya hampir sama dengan wabah yang kita alami saat ini.

Karena wabah ini, banyak orang-orang yang sulit untuk bekerja bahkan sampai kehilangan pekerjaannya. Wabah ini juga menjauhkan manusia dari sifatnya yang hidup sosial.

Aku merasa terkekang, aku merasa terpenjara di dalam rumahku sendiri. Tak ada lagi kebebasan, tak ada lagi kebahagiaan. Hanya ada rasa takut yang terus menghantuiku.

Apakah hanya aku yang merasakan hal ini……?

Atau bahkan ada yang merasa lebih tersiksa dari pada aku……?

Kini semua telah berubah, jika dulu kita berbincang hangat tak kenal jarak, namun kini jarak selalu ada mendampingi kita. Jika dulu bersatu kita teguh, namun kini bersatu kita dibubarkan. Jika dulu kita sekolah alat tulis harus memadai, namun kini kuota internet yang harus selalu memadai. Jika dulu kita pulang ke rumah langsung rebahan, namun kini air panas harus selalu disiapkan. Jika dulu berperan aktif dalam organisasi, namun kini merasa tak berguna untuk berorganisasi. Perubahan yang tidak menyenangkan namun tetap harus dikerjakan, ntah sampai kapan perubahan ini berlanjut. Yang pasti aku merindukan kita yang dulu.

Seperti yang aku katakan tadi, Virus mematikan ini berdampak pada kehidupan sehari-hari kita. Membuat kita lebih emosional, ada yang pola makannya tidak teratur, atau malah merasa ingin selalu makan, ada yang pola tidurnya berantakan atau bahkan menjadi “Mager” alias Malas Gerak inginnya selalu rebahan.

Padahal semua itu sangat tidak baik untuk “Imun” tubuh kita yang seharusnya selalu kita jaga.
Aku pun mencoba membuang kebiasaan burukku, seperti begadang, malas untuk makan dan jarangnya olahraga. Aku mengubah pola hidupku menjadi lebih produktif seperti bangun pagi dengan penuh semangat, mengerjakan tugas sekolah dengan tepat waktu, beres-beres rumah, mencuci pakaian, dan lain sebagainya yang menurutku bermanfaat. Sehingga waktu yang aku gunakan pun tidak sia-sia.
Ingin rasanya melepas rindu pada teman-teman, namun ketakutan selalu menghampiri. Mencoba menahan ego yang kerap kali tak tertahan, demi kebaikanku dan orang disekitarku. Sulit bagiku untuk beradaptasi dengan perubahan ini, mencoba berdamai dengan keadaan namun selalu gagal. Hingga akhirnya aku sadar bahwa perubahan yang aku lakukan akan berdampak positif pada orang lain. Begitu juga pelanggaran yang aku lakukan akan berdampak negatif bagi orang lain.

Lambat laun aku pun berfikir bahwa disetiap peristiwa pasti ada hikmah dibaliknya. Aku sendiri merasakan perubahan yang selama ini jarang aku lakukan. Contohnya berkumpul dengan keluarga yang dulunya aku keluar masuk rumah serasa seperti anak koskosan. Sekarang aku merasa ada keharmonisan dalam keluargaku.

Dan tidak hanya itu, Virus Corona ini juga menjadi salasatu cara untuk menyatukan Indonesia.

Kenapa…….?

Karna dengan adanya wabah ini, seluruh elemen masyarakat Indonesia diperlukan. Dimana kita semua bersatu untuk melawan, menjaga, melindungi dan mengobati.

Maka dari itu kita harus tetap bersyukur dengan adanya wabah ini. Aku pun berharap masyarakat Indonesia memiliki kesadaran yang kuat untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dan meski kini sudah ada beberapa tempat yang dibuka, sebaiknya kita selalu mengikuti Protokol Kesehatan yang ada dan selalu membiasakan perubahan positif tadi yaa……!

 

Related Articles

Komedian Kondang Tukul Arwana, Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- KABAR kurang menyenangkan datang dari komedian kondang, Tukul Arwana yang dilarikan ke Rumah Sakit lantaran pendarahan otak.'Betul mas Tukul sakit, mohon...

Untuk Masyarakat Vaksin Dosis Ke-Tiga, Menunggu Kebijakan Dari Pemerintah Lebih Atas

Bandung, BEREDUKASI.Com -- KETUA Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan. Meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi...

Melalui bjb Coin, Simulasi Kredit Dapat Dilakukan Secara Online

SUKABUMI, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menghadirkan inovasi untuk mempermudah nasabah mengakses layanan perbankan. Kali ini, bank bjb memberikan kemudahan bagi para nasabah ASN,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Komedian Kondang Tukul Arwana, Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- KABAR kurang menyenangkan datang dari komedian kondang, Tukul Arwana yang dilarikan ke Rumah Sakit lantaran pendarahan otak.'Betul mas Tukul sakit, mohon...

Untuk Masyarakat Vaksin Dosis Ke-Tiga, Menunggu Kebijakan Dari Pemerintah Lebih Atas

Bandung, BEREDUKASI.Com -- KETUA Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan. Meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi...

Melalui bjb Coin, Simulasi Kredit Dapat Dilakukan Secara Online

SUKABUMI, BEREDUKASI.Com – bank bjb kembali menghadirkan inovasi untuk mempermudah nasabah mengakses layanan perbankan. Kali ini, bank bjb memberikan kemudahan bagi para nasabah ASN,...

Penandatanganan Nota Kesepahaman, Antara bank bjb Dengan APDESI Jawa Barat

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEBAGAI Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat, bank bjb memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat Desa.Dukungan...

bank bjb Menggelar ‘bjb Solo Local Festival’, Untuk Menjaring dan Membina Para Pelaku UMKM

SOLO, BEREDUKASI.Com -- SEBAGAI wujud nyata apresiasi terhadap insan Wirusaha Indonesia, bank bjb menggelar 'bjb Solo Local Festival' di Kota Solo, Selasa 21 September...