21.4 C
Indonesia
Friday, 7 October 2022
spot_img

TNI Bertekad Kembalikan Kelestarian Citarum

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Doni Murdino saat memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Tim Survey Citarum Kota Bandung di Makodim 0816/BS.

Bandung, BEREDUKASI.Com — Keseriusan Pemerintah dalam membersihkan sungai Citarum, terus dilakukan. Diantaranya dengan membentuk tim survei dari Kota Bandung.

Tim yang dibentuk ini, terdiri dari berbagai unsur dan nantinya akan melakukan berbagai survei. Termasuk mendapatkan berbagai data seperti titik-titik sampah, pemasangan jaring-jaring sampah sampai mendata masyarakat yang tidak memiliki kakus sampai ke septitenk.

Hari ini akan dibentuk tim survei dari Muspika yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas Kecamatan dan Kelurahan.

“Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana tingkat pencemaran serta kelayakan air Citarum. Karena disinyalir, kelayakan air Citarum sudah memprihatinkan. TNI beserta jajaran lainnya, bertekad semaksimal mungkin mengembalikan Kelestarian Sungai Citarum,” papar Dandim 0816/BS Kol. Inf Arfin Dahlan disela-sela Pelantikan Tim Survey Citarum Bandung di Aula Citra Bakti Makodim 0618/BS Jl. Bangka Kota Bandung, Rabu (10/1/2018).

Tim yang hadir, diberikan pembekalan terkait survei yang akan dilakukan guna menyatukan persepsi.

Dandim 0618/BS Kol. Inf Arfin Dahlan.

“Ada delapan anak sungai, akan kita bagi menjadi 27 Tim. Personil 900 lebih yang terdiri dari TNI, Polisi, Babinsa. Bahkan sampai ke unsur-unsur Kelurahan, RW, RT dan Dinas PU, BBWS serta Karang Taruna. Pendataan akan berlangasung selama empat hari, mulai tgl 14 Januari 2018,” tegas Kol. Inf. Arfin Dahlan yang juga Ketua Tim Survei, didampingi Mayor Inf. Soeharto, Pasiintel Kodim 0618/BS.

Dengan adanya data-data itu, akan didapat pokok permasalahannya. Setelah itu baru melakukan aksinya harus seperti apa.

Ketika disinggung pabrik yang membuang limbahnya ke Sungai Citarum, Arfin menyebutkan urusan penegakan hukum akan ditangani oleh pihak kepolisian.

“Jadi kita undang juga pihak kepolisian termasuk Kapolsek untuk kegiatan ini. Memang salasatu penyebabnya itu masalah pembuangan limbah. Baik limbah Industri maupun sampah Organik  dari masyarakat. Dan kita sebagai “Trigger” saja. Permasalahan Sungai Citarum, tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, tapi harus bersama. Bagaimana Ketahanan Nasional bisa dibangun, jika masyarakatnya itu sendiri sakit,” tuturnya.

Arfin juga mengingatkan, edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan. Sebab sebesar apapun insfrastruktur yang dibangun, jika tanpa kesadaran masyarakat, tentunya tidak akan berarti apa-apa.

“Bagaimana caranya, kita memainset masyarakat. Agar tingkat kesadaran masyarakat, semakin meningkat terutama tentang lingkungannya.

Hal senada dikatakan oleh Wakil Walikota Bandung, Oded M. Danial. Mengapresiasi semangat tinggi sinergitas yang dibangun Muspika kota Bandung yang turut serta mengembalikan kl)elestarian Citarum.

“Saya berharap kepada unsur Muspika, agar serius untuk mewujudkan Kelestarian Citarum. Sesuai hasil survey sementara, bahwa kondisi aliran Sungai Citarum banyak dicemari oleh limbah industri dan sampah organik yang notabene dilakukan oleh masyarakat yang membuang sampahnya ke sungai,” papar Oded dengan nada tegas.

Hadir Panglima Kodam III/Slw Mayjen TNI Doni Monardo dan para Kepala Dinas dan para Camat Kota Bandung. (HKS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU